Kiprah Didi Kempot dikenal di Suriname hingga Belanda

Yaomi Suhayatmi, Jurnalis · Selasa 05 Mei 2020 12:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 05 33 2209402 kiprah-didi-kempot-dikenal-di-suriname-hingga-belanda-tUJvpCa78d.jpg Didi Kempot (Foto: Instagram @didikempot_official)

JAKARTA - Perjalanan The God father of Broken Heart, Didi Kempot, memang tidaklah mudah untuk mempopuperlkan lagu lagu campursari dengan bahasa Jawa. Namun, siapa yang menyangka jika Didi Kempot di tahun 1993 pernah tampil di luar negeri tepatnya di Suriname, Amerika Selatan dan lagu ‘Cidro’ sukses dibawakannya hingga pamornya terus meningkat dan terkenal di negara tersebut.

Didi sendiri pernah menceritakan kisah di balik lagu 'Cidro' yang ia ciptakan. Ia mengatakan jika lagu tersebut dibuatnya berdasarkan dari pengalamannya sendiri, ketika ia masih mengamen di jalanan dan naksir seorang cewek namun ditolak oleh keluarga sang cewek.

Tak hanya dikenal di Suriname, Didi Kempot juga sempat menginjakan kakinya di benua Eropa. Ya, tentu saja semua berawal dari lagu Cidro yang membawanya terbang dan dikenal di luar negeri. Tepatnya pada tahun 1996, ia mulai menggarap lagu yang berjudul Layang Kangen di Rotterdam, Belanda.

Didi Kempot 

Baca juga: Didi Kempot Dimakamkan di Sebelah Mamiek Prakoso dan Ranto Gudel

Baca juga: Umrah, Keinginan Terakhir Didi Kempot

Masih di tahun yang sama, Didi pun tak pernah menyangka, jika dirinya bisa sampai ke Belanda dan menggelar konser di sana, sementara ia belum pernah menggelar konser di Indonesia. Bahkan ia mengatakan, betapa terkejutnya ketika melihat para penggemarnya di Belanda hafal betul dengan lagu Cidro.

Sebelum kembali ke di Indonesia Didi sempat menulis beberapa lagu seperti layang kangen. Dan ia berhasil mewujudkan keinginannya untuk merilis lagu di sana dan berhasil merilis 10 album yang ia rilis di Belanda dan Suriname

Di tahun 1998 Didi kembali ke Indonesia dan kembali meniti karirnya sebagai musisi. Tak lama ia pulang, di tahun 1999 di era reformasi ia membuat lagu fenoneman berjudul Stasiun Balapan yang hingga kini lagu tersebut masih sangat populer di hati masyarakat Indonesia. Sejak saat itu karya karya musik terus digelontorkan musisi ini hingga ia mendapat julukan The Godfather of Broken heart dengan fans base yang disebut Komunitas Sobat Ambyar.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini