nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kisah Menyedihkan di Balik Lagu Natal All I Want For Christmas Is You

Ady Prawira Riandi, Jurnalis · Minggu 22 Desember 2019 08:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 21 33 2144533 kisah-menyedihkan-di-balik-lagu-natal-all-i-want-for-christmas-is-you-LxIhmN2Omh.jpg Mariah Carey (Foto: Reuter)

LOS ANGELES - Sejak dirilis pada tahun 1994, lagu All I Want For Christmas Is You selalu menjadi lagu wajib perayaan Natal. Lagu Mariah Carey ini pasti diputar di seluruh penjuru dunia ketika Natal tiba.

Tanpa disadari, ada kisah menyedihkan di balik lagu Natal All I Want For Christmas Is You. Lagu ini ternyata terinspirasi dari kisah pilu Mariah Carey di masa kecilnya.

Baca Juga: 7 Artis Hollywood yang Ogah Berhubungan Seks Sebelum Menikah

 

Dalam sebuah wawancara, Mariah Carey bercerita bahwa ia memiliki masa kecil yang berat di Long Island, New York. Terlahir dari pasangan beda ras, Mariah kecil kerap mendapat ejekan dari teman-temannya. Selain itu penderitaan semakin berat karena kedua orangtuanya bercerai saat Mariah masih kecil.

"Ibuku memilih untuk tinggal di kawasan yang didominasi oleh kulit putih, di mana orang-orang memiliki uang lebih banyak dari kami, dan aku tidak diterima di sana. Atau dalam lingkungan warga kulit hitam ketika orangtuaku masih bersama; mereka juga memiliki banyak masalah. Jadi, tidak ada tempat menyenangkan bagiku," kenang Mariah Carey.

Ibu Mariah Carey adalah seorang keturunan Irlandia. Sementara ayahnya berasal dari campuran Afrika-Venezuela. Pada saat itu, masalah ras di Amerika masih sangat kental dan mudah ditemui di mana-mana.

Baca Juga: Mariah Carey Tolak Ajakan Rujuk sang Mantan Suami

 

"Ada banyak kejadian menyedihkan yang terjadi saat aku masih kecil. Orang-orang itu, yang tumbuh dengan uang atau dengan keluarga lengkap tidak pernah akan mengerti. Dan lalu faktor ras semakin memperburuk semuanya, membuatku semakin tidak diterima," kata Mariah.

Masa kecil kurang menyenangkan itu lalu menginspirasi Mariah Carey dalam menciptakan lagu All I Want For Christmas Is You. Ia lalu menuliskan Natal impiannya ke dalam lirik di lagu tersebut.

"Aku mulai berpikir, 'Apa saja hal yang selalu aku pikirkan tentang sebuah Natal?' Lampu-lampu, hadiah, kaos kaki. Aku selalu senang dengan Natal seumur hidupku. Tapi aku tumbuh dengan keterbatasan dan tidak bisa merasakan hal-hal yang dirasakan oleh anak-anak kecil lainnya," ungkap Mariah Carey.

Dari pengalaman hidupnya, Mariah Carey tersadar bahwa semua orang ingin merayakan Natal yang sempurna. Namun keadaan bisa saja memaksa orang-orang tersebut untuk merayakan Natal apa adanya. Sama seperti dirinya saat masih kecil.

"Aku ingin Natal yang sempurna, tapi untuk berbagai alasan, semuanya selalu tidak pernah terjadi. Apalagi keluargaku berantakan. Jadi, ketika aku menulis liriknya, aku hanya menuangkan setiap harapan yang aku inginkan demi Natal yang sempurna," tuturnya.

Baca Juga: Ussy Sulistiawaty Kenakan Baju Jaring-jaring, Andhika Pratama: Kebringasanku Berontak

Perayaan Natal kini menjadi lebih menyenangkan bagi Mariah Carey. Hampir semua orang selalu mendengarkan lagu All I Want For Christmas Is You setiap tahunnya.

 

Lagu ini sendiri tercatat masuk dalam album Merry Christmas yang dirilis tahun 1994. Wanita berusia 49 tahun itu tak pernah menyangka bahwa pengalaman buruknya bisa menjadi sebuah hits yang tak lekang oleh waktu.

1
3
BERITA FOTO
+ 8

Gelar Konser di Kompleks Candi Borobudur, Mariah Carey Terlihat Sangat Cantik

Diva Asal Amerika Serikat Mariah Carey tampil di acara Himbara Borobudur Shimpony 2018 di Kompleks Taman Wisata Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Selasa (6/11/2018). Mariah membawakan lagu hitsnya antara lain, Fantacy, Fly Away dan Hero sebagai penutup konser tersebut.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini