nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Analisa Agnez Mo, Pakar Ekspresi: Indonesia Harusnya Bangga

Lintang Tribuana, Jurnalis · Jum'at 29 November 2019 18:27 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 29 33 2136116 analisa-agnez-mo-pakar-ekspresi-indonesia-harusnya-bangga-6tTflsgrRa.jpg Agnez Mo. (Foto: Instagram/@agnezmo)

JAKARTA - Belakangan Agnez Mo menjadi topik hangat di kalangan warganet karena dianggap malu menjadi orang Indonesia. Hal itu terjadi setelah dia tampil sebagai bintang tamu dalam program Build Series pada 22 November 2019 dan bertutur tentang ‘darah’ yang mengalir di tubuhnya.

Lalu bagaimana para pakar menanggapi kisruh tersebut? Pakar gestur dan mikro ekspresi Monica Kumalasari pun memberikan pendapatnya dengan menganalisa ekspresi Agnez saat melakukan wawancara tersebut.

Agnez Mo dinilai pakar gestur mengatakan fakta tentang darah yang mengalir di tubuhnya. (Foto: YouTube/Abraham Silaban) 

Menurut Monica Kumalasari, pernyataan Agnez tentang tak berdarah Indonesia -melainkan Jerman, Jepang, dan China- memang sebuah fakta. Hal itu ditunjang gesturnya yang tak menunjukkan diri superior saat menyatakan fakta tersebut.

“Saya tidak melihat ada emosi yang disebut dengan contempt alias ekspresi yang menunjukkan bahwa seseorang merasa superior. Selain itu, topik yang dibicarakan juga lebih inferior. Saya tidak menemukan ekspresi itu pada Agnez Mo,” kata Monica seperti dikutip dari akun YouTube Abraham Silaban, Produser iNews TV.

Baca juga: Beri Klarifikasi, Agnez Mo Singgung soal Pihak yang Ingin Pansos 

Hal lain yang dilihat Monica adalah saat Agnez memperlihatkan gestur berpikir saat menjawab pertanyaan. Menurutnya, pelantun Nanana itu berusaha mengeluarkan pernyataan sesuai fakta sebenarnya.

"Dia (Agnez) sedang mengartikulasi atau mengumpulkan kata-katanya agar yang disampaikan adalah fakta. Bukan persepsi,” ungkapnya menambahkan.

 Agnez Mo dinilai tak bersikap superior saat diwawancara tentang Indonesia. (Foto: Instagram/@agnezmo)

Menggerakkan tangan saat menjawab pertanyaan, merupakan gestur lain yang ditunjukkan Agnez saat wawancara. Gestur serupa, imbuhnya, juga pernah dilakukan sejumlah artis internasional, termasuk Lady Gaga.

“Ini merupakan body language, gerakan manipulatif. Tapi bukan berarti dia memanipulasi apa yang dikatakannya ya,” tuturnya.

Lebih lanjut Monica menilai pernyataan Agnez dalam wawancara itu lebih ke arah positif. Sebab dalam kesempatan itu, penyanyi 33 tahun itu menyatakan dirinya sebagai minoritas namun tetap diterima baik oleh masyarakat Indonesia.

Monica Kumalasari justru menilai, Indonesia harusnya bangga pada Agnez Mo. (Foto: Instagram/@agnezmo) 

"Dia (Agnez Mo) menyebut, di sini (Indonesia) dia diterima dengan (berkata) ‘Saya yang bukan berdarah Indonesia dan agamanya juga bukan agama mayoritas'. Justru pernyataan ini seharusnya membuat orang Indonesia bangga.”*

Baca juga: Liburan ke Korsel, Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Pamer Ciuman Mesra

1
3
BERITA FOTO
+ 5

Ini Bukti Agnez Mo Masih Cinta Indonesia

Agnez Mo mencium bendera merah putih. (Foto: Instagram @agnezmo)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini