Share

Kisah Penguntit Sandra Bullock yang Sakit Mental hingga Mati Bunuh Diri

Vania Ika Aldida, Jurnalis · Minggu 06 Oktober 2019 08:07 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 05 33 2113384 kisah-penguntit-sandra-bullock-yang-sakit-mental-hingga-mati-bunuh-diri-Z4ded1rvQ9.jpg Sandra Bullock di film Bird Box (Foto: Netflix)

LOS ANGELES - Pada 2014, aktris Sandra Bullock melakukan panggilan darurat kepada pihak berwajib lantaran menemukan seorang penguntit di kediamannya. Saat menghubungi pihak berwajib, Sandra Bullock berada di dalam lemari untuk menyelamatkan diri dari penguntitnya yang bernama Joshua James Corbett.

Baca Juga: Pernah Saling Suka, Sandra Bullock Doakan Keanu Reeves Dapat Pasangan

"Aku terkunci di lemariku. Aku punya pintu brangkas di kamar tidurku, dan aku sudah menguncinya, dan aku terkunci di lemari sekarang," kata Bullock pada operator kepolisian, yang dilansir Telegraph.

Sandra Bullock

Dengan sigap, pihak kepolisian segera menangkap Corbett di rumah sang artis dan mengadilinya. Sebelum diamankan, Corbett kabarnya telah berhasil mendobrak masuk ke kediaman bintang film The Proposal tersebut.

Wakil jaksa di pengadilan mengatakan bahwa Corbett diketahui telah mengintai kediaman Bullock selama tiga hari berturut-turut, sebelum akhirnya berhasil melompat pagar pada 8 Juni 2014. Sebelumnya, Corbett diketahui sempat beberapa kali membunyikan bel sebelum masuk ke kediaman Bullock melalui pintu ruang jemuran.

Sandra Bullock

Hakim yang menangani kasus tersebut juga mengungkap fakta baru bahwa Corbett memiliki sebuah buku catatan sebayak 25 halaman yang menggambarkan obsesinya pada Sandra Bullock, termasuk keinginannya untuk menjadi suami wanita 55 tahun itu.

Tak hanya cukup di situ, Corbett pun dituding memiliki gudang senjata ilegal, yang ditemukan pihak berwajib saat menggeledah kediamannya. Beruntung, saat menguntit rumah Bullock, Corbett sama sekali tak membawa satu pun senjata.

Namun, pengacara Corbett meminta pengadilan membebaskan kliennya. Alasannya, Corbett tidak stabil secara mental dan memiliki khayalan tinggi terhadap sosok Sandra Bullock. Corbett bahkan berkhayal bisa menikahi Sandra Bullcok dan sempat mencoba mengirimkannya surat cinta.

Tematik fanatisme fans

"Surat cinta yang dibawa Corbett bersamanya tidak menyatakan apa-apa selain cinta dan kekaguman," tutur Paul Takakjian, pengacaranya.

Pada 2017, kasus Corbett tersebut akhirnya berakhir dengan keputusan hakim yang memtuskan pria itu untuk menjalani perawatan kesehatan mental dan masa percobaan 5 tahun. Selain itu, Corbett juga dilarang untuk mendekati Bullock selama 10 tahun.

Selang 1 tahun kemudian, Corbett diketahui telah tewas di lingkungan Crescenta, setelah sebelumnya ia mengancam akan membunuh polisi. Kematian Corbett pada Mei 2018 itu dilaporkan sebagai bunuh diri.

Mengutip LA Times, kematian Corbett bermula ketika polisi mendatangi kediamannya di blok 2400 Harmony Place untuk melayangkan surat perintah lantaran pria tersebut mangkir dari persidangan bulan sebelumnya. Akan tetapi, Corbett mengancam akan menembak petugas yang mencoba menangkapnya.

Tematik fanatisme fans

Corbett lantas mengunci dirinya di dalam rumah. Tim SWAT yang datang ke lokasi mencoba untuk berbicara baik-baik dengannya. Ketika polisi akhirnya berhasil masuk ke rumahnya 5 jam kemudian, Corbett ditemukan sudah tak bernyawa.

Menurut petugas Los Angeles County, Corbett mengakhiri hidup dengan menyayat dirinya sendiri. Ditemukan banyak sayatan di bagian lengan dan kakinya.

Steve Sitkoff, kuasa hukum Corbett menyatakan jika kliennya yang menderita penyakit mental telah beberapa waktu tak menjalani pengobatan. Ada perbedaan mencolok pada sikap Corbett saat menjalani perawatan dan tidak.

Baca Juga: Dituding Hanya Mesra dengan Raffi di Depan Kamera, Nagita Slavina: Bodo Amat

"Ketika dia mendapat bantuan (kesehatan) dan pengobatan, dia adalah orang yang lembut. Dia sebenarnya adalah orang yang baik. Tapi dia punya penyakit mental yang kita pikir dapat dikendalikannya," tutur Sitkoff.

1
4

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini