Sambil Menangis, Kimi Hime Adukan Nasibnya pada Presiden Jokowi

Hana Futari, Jurnalis · Kamis 25 Juli 2019 11:49 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 25 33 2083377 sambil-menangis-kimi-hime-adukan-nasibnya-pada-presiden-jokowi-XdJy2A1R37.jpg Kimi Hime. (Foto: YouTube)

JAKARTA – Setelah kasus pemblokiran tiga video, YouTube Kimi Hime kembali mengunggah konten di saluran YouTube miliknya. Kali ini, YouTuber gaming tersebut mengeluhkan tudingan Kominfo yang menyebut kontennya mengandung unsur pornografi.

Dalam sebuah video berjudul ‘Dear Bapak Presiden Joko Widodo’, Kimi Hime berusaha meluruskan tudingan tersebut. Kimi pun mengungkapkan bahwa konten video yang dia bagikan tidak satupun yang mengandung unsur seksualitas.

Baca juga: Tak Gubris Panggilan, Kimi Hime Dapat Deadline 1 Minggu Datangi Kominfo

Perempuan berdarah Indonesia-Jepang itu merasa bahwa tudingan tersebut hanya berdasarkan asumsi masyarakat dan Kominfo. Dia juga berpendapat, aturan yang diberlakukan tersebut belum jelas keberadaannya.

“Kalau saya ada melanggar undang-undang dan kalau harus diproses secara hukum, tolong dijelaskan letak salahnya di mana. Tapi kalau pemerintah menghapus konten saya tanpa dasar yang jelas dan hanya berdasarkan asumsi, ini tidak adil,” ujar Kimi Hime dalam videonya tersebut.

Kimi pun meminta agar keadilan ditegakkan di Indonesia. Hal tersebut lantaran Kimi merasa sebagai korban dari penghapusan konten tanpa aturan yang jelas.

“Saya tidak melanggar aturan YouTube dan perundang-undangan. Di sini saya, merasa tidak aman membuat konten. Selain itu, saya juga merasa tidak dihargai dalam membuat karya,” ujarnya.

Konferensi pers Kominfo soal pemblokiran konten Kimi Hime di YouTube. (Foto: Okezone)

Baca juga: 3 Video Vulgar Kimi Hime Resmi Kena Suspend Kominfo

Lebih lanjut Kimi Hime mempertanyakan, kenapa aturan serupa tidak diberlakukan pada content creator yang lain. Tak hanya itu, dia juga keberatan dengan berbagai pemberitaan di media online yang seakan menyudutkan dirinya.

Terlebih, dalam sebuah berita seorang narasumber menyebut Kimi Hime membuka baju dalam salah satu videonya. “Tolong Bapak Presiden, untuk media diberitahu kalau misalnya membuat berita berdasarkan fakta saja. Kalau memang mau bikin headline enggak perlu seperti itu,” ungkapnya.

Kimi Hime mempertanyakan kenapa regulasi hanya berlaku untuknya bukan kepada semua content creator. (Foto: Instagram)

Seperti diketahui, tiga video yang diunggah Kimi Hime kini telah diblokir Kominfo lantaran mengandung unsur pornografi. Kimi pun menyebut bahwa judul yang dia tulis hanya sebagai click bait dan tidak sesuai dengan isi video tersebut.*

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini