nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gusti Rayhan Ogah Dompleng Nama Farhat Abbas untuk Dongkrak Karier

Hana Futari, Jurnalis · Jum'at 19 Juli 2019 00:50 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 19 33 2080790 gusti-rayhan-ogah-dompleng-nama-farhat-abbas-untuk-dongkrak-karier-jQiLzW3WXs.jpg Gusti Rayhan. (Foto: Instagram/@grayhan10)

JAKARTA - Di usia yang terbilang muda, Gusti Rayhan memulai debutnya di industri perfilman nasional dengan sangat mulus. Bermula dari film seri Dilan, remaja 17 tahun itu dipercaya Ubay Fox untuk membintangi film horor-komedi Uka-Uka: Nini Tulang.

Sebagai aktor pendatang baru, Gusti mengaku, enggan mendompleng nama ayah kandungnya Farhat Abbas untuk mendongkrak karier keartisannya. Dia berambisi mandiri secara karier.

Baca juga: Gusti Rayhan Curhat soal Statusnya sebagai Anak Farhat Abbas

"Dari kecil juga kan sudah terbiasa tanpa ayah. Jadi ya sudah, dijalani saja. Yang terpenting, saya bahagia dengan pencapaian sendiri," ujar Gusti Rayhan saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

Meski bertekad memilih jalannya sendiri, namun Gusti menegaskan, tak akan bisa melepas statusnya sebagai anak Farhat Abbas. "Lepas sama sekali ya enggak bisa. Namanya juga ayah dan anak. Hanya saja, kami menjalani hidup masing-masing."

Gusti Rayhan merupakan anak Farhat Abbas dari pernikahan sirinya dengan Rita Tresnawati. Pernikahan itu tak bertahan lama karena pengacara 43 tahun itu memilih meninggalkan Gusti dan ibunya.

Gusti Rayhan mengaku ingin membangun karier keartisannya sendiri tanpa ada campur tangan sang ayah, Farhat Abbas. (Foto: Instagram)

Baca juga: Gara-Gara Bottle Cap Challenge, Salman Khan Dituding Murtad 

Tak lama setelah bercerai dari Rita Tresnawati, Farhat Abbas diketahui menikahi penyanyi melankolis Nia Daniaty. Dari sinilah, Gusti mengaku, sangat jarang bertemu dengan sang ayah.

"Seumur hidup, baru dua kali bertemu dengan ayah," kata Gusti.*

(SIS)

BERITA FOTO
+ 3

KPK Periksa Farhat Abbas Kasus KTP Elektronik

Farhat Abbas menjalani pemeriksaan oleh KPK pada Selasa (21/11/2017). Ia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Markus Nari dalam penyidikan dugaan merintangi proses penyidikan, persidangan dan memberikan keterangan tidak benar pada persidangan kasus KTP-Elektronik dengan terdakwa Irman dan Sugiharto.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini