Alasan di Balik Barengnya Rilis Film Perburuan dan Bumi Manusia

Ady Prawira Riandi, Jurnalis · Jum'at 05 Juli 2019 07:09 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 05 206 2074842 alasan-mengapa-perburuan-dirilis-berbarengan-dengan-bumi-manusia-NxxLgKXQLR.jpg Poster film Perburuan dan Bumi Manusia (Foto: Falcon Pictures)

JAKARTA - 15 Agustus 2019 akan menjadi pertempuran seru antara film Perburuan dan Bumi Manusia. Kedua film ini sama-sama diproduksi oleh Falcon Pictures dan diangkat dari novel karya Pramoedya Ananta Toer.

Baca Juga: Bersaing dengan Iqbaal Ramadhan, Adipati Dolken Juga Ingin Bintangi Bumi Manusia

Sang produser, Frederica, mengatakan kedua film ini sengaja dirilis bareng untuk merayakan bulan Pramoedya Ananta Toer. Ia sadar kedua novel tersebut adalah mahakarya yang harus dihargai walau dituangkan ke dalam medium film.

Poster Bumi Manusia

"Dua karya ini harus dirayakan bersama-sama, sebagai bulannya Pramoedya Ananta Toer," kata Frederica saat ditemui di Jakarta Selatan.

Frederica menambahkan, meski dirilis bersamaan, Falcon tidak lantas membiarkan kedua filmnya bersaing. Ia merilis kedua film itu sebagai bentuk persembahan karena selama ini telah berhasil dipercaya oleh penonton Indonesia.

"Kami, Falcon, enggak melihat sisi untung rugi. Kami tidak melihat ini, kami sudah diberi rezeki luar biasa dari film-film sebelumnya. Ini sebagai persembahan kami bagi perfilman Indonesia," tambahnya.

Baca Juga: Pamer Payudara Besar, Pamela Safitri: Berat Guys Bawanya

Pada Perburuan, Falcon mempercayakan pemeran utama kepada Adipati Dolken. Sementara untuk Bumi Manusia, peran utama akan dilakoni oleh Iqbaal Dhiafakhri Ramadhan. 

"Perburuan" dan "Bumi Manusia" diadaptasi dari novel legendaris dari pengarang Indonesia Pramoedya Ananta Toer. Kamis (4/7/2019) trailer kedua film ini telah dirilis di YouTube beserta dengan sinopsis pendeknya.

Berikut cerita pendek tentang film ini. 

Hardo (Adipati Dolken) kembali ke kampung halamannya di Blora, enam bulan sejak kegagalan PETA melawan Jepang (Nippon). Mengetahui hal itu, Nippon mulai melacak dan mengejar Hardo.

Dalam pengejaran sehari semalam jelang proklamasi kemerdekaan, drama di kehidupan Hardo justru terkuak. Hardo dikhianati oleh ayah tunangannya dan sahabatnya, Karmin.

Film ini menggambarkan bagaimana kejamnya masa penjajahan dan upaya Hardo menjadi manusia merdeka.

Sementara Bumi Manusia menceritakan kisah cinta Minke dengan Annelies, anak Nyai Ontosoroh. Nyai Ontosoroh merupakan istri simpanan seorang pria Belanda bernama Mellema. 

Predikat sebagai istri simpanan membuatnya dikucilkan dan dianggap sebagai perempuan rendahan. Hal itulah yang membuat kehidupannya cukup menderita. Namun, dia melawan penindasan tersebut dengan berbagai cara.

Pada dasarnya, kisah cinta dengan Annelies dan kekaguman Minke terhadap sosok Nyai Ontosoroh menjadi fokus utama pada film Bumi Manusia.

1
2
BERITA FOTO
+ 5

Iqbaal Ramadhan Raih Penghargaan International Film Festival & Awards di Macau

Acara penghargaan tersebut berlangsung di gedung Macau Cultural Center, Makau, Tiongkok. (Foto: instagram iqbaal.e)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini