Share

Cara Disney Menampilkan Kota Misterius Agrabah dalam Film Aladdin

Rena Pangesti, Jurnalis · Rabu 22 Mei 2019 09:10 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 22 206 2058724 cara-disney-menampilkan-kota-misterius-agrabah-dalam-film-aladdin-lBXAt7xeK8.jpeg Alladin. (Foto: Walt Disney Studios)

LOS ANGELES - Setelah Walt Disney Studios merilis trailer resmi proyek live-action Aladdin pada 12 Maret 2019, fans semakin penasaran bagaimana Guy Ritchie akan menampilkan kisah animasi klasik ke dunia 3-dimensi.

Salah satu yang paling menjadi sorotan adalah bagaimana dia menghadirkan Agrabah, kota yang menjadi setting utama film Aladdin. Ini menarik, mengingat kota misterius itu digambarkan sebagai kota pelabuhan di mana budaya timur dan barat bertemu.

Baca juga: Lionsgate Pastikan John Wick: Chapter 4 Tayang di 2021 

“Di satu sisi, Agrabah adalah lautan. Sementara di balik istana ada gurun pasir. Ia seperti Namibia di mana gurun pasir berujung ke lautan,” ujar Gemma Jackson, Desainer Produksi Aladdin, seperti dikutip dari Entertainment Weekly, pada Rabu (22/5/2019). 

Untuk merealisasikan gambaran tersebut, tim produksi awalnya berniat syuting di Maroko. Namun akhirnya, mereka memilih untuk membangun lokasi syuting sungguhan di Surrey, Inggris.

“Guy (Ritchie) tak akan bermain dengan maket. Dia ingin membuat Agrabah senyata mungkin. Pada akhirnya, aku bersyukur kami tak jadi syuting di Maroko. Karena aku lebih bebas berimajinasi,” imbuhnya.

Untuk menghasilkan arsitektur khas Timur Tengah dalam Aladdin, Gemma Jackson bahkan harus terbang ke beberapa negara. Dia singgah ke Marrakesh, Maroko, untuk mendapatkan desain souk (pasar tradisional).

Sementara untuk desain istana Sultan, dia menyambangi Burma. Jackson mengaku, terinspirasi dari arsitektur biara di Burma yang terbuat dari kayu dengan cat berlapis emas.

Untuk bisa menghadirkan nuansa Timur Tengah dalam Aladdin, tim produksi harus bepergian ke sejumlah negara. (Foto: Walt Disney)

Baca juga: Alasan Fans Tolak Naomi Scott Perankan Putri Jasmine dalam Aladdin

“Untuk interiornya, aku memasukkan sentuhan keramik Iznik, pajangan khas Turki dan Persia, hingga lukisan Orientalis. Tapi bagian terbaik dari istana itu terletak pada pohon zaitun berusia 1.000 tahun di halamannya,” kata Gemma Jackson.

Lebih lanjut Jackson mengungkapkan, mereka menggarap Aladdin dengan sangat mendetail. Meski tak semua tersorot kamera, namun dia memasukkan sebanyak mungkin pemandangan menarik di lokasi syuting.*

(SIS)

BERITA FOTO

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini