Jhody Super Bejo Sempat Kecam Tuhan sebelum Hijrah

Adiyoga Priambodo, Jurnalis · Rabu 08 Mei 2019 16:30 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 08 33 2053135 jhody-super-bejo-sempat-kecam-tuhan-sebelum-hijrah-c8sb7DNVFv.jpg Jhody Super Bejo (Foto: Rena/Okezone)

JAKARTA - Jhody Super Bejo memutuskan hijrah setelah terkena serangan jantung pada 2016. Namun pada mulanya Jhody sempat mengecam Tuhan lantaran dianugerahi penyakit tersebut.

Baca Juga: Masak untuk Reino Barack, Penampilan Syahrini Tetap Cetar Membahana

"Kayak enggak terima gitu sama Allah, su'udzan," ujar Jhody Super Bejo di kawasan Tendean, Jakarta, Rabu (8/5/2019).

Prasangka buruk muncul di benak Jhody karena dirinya merasa baru berbuat baik sebelum terkena serangan jantung. Kala itu, Jhody Super Bejo jadi sosok di balik berdirinya musala di salah satu acara otomotif di Jakarta.

Edwin dan Jhody Super Bejo

"Musala kan mulia. Untuk pengunjung orang bisa salat, bisa ngaji dan penuh banget tuh event-nya. Malah hadiahnya dikasih serangan jantung," kenang Jhody Super Bejo.

Hampir satu tahun lamanya Jhody mengecam takdirnya yang harus menjalani hidup dengan masalah jantung. Berbagai cara dia lakukan untuk menyembuhkan penyakitnya.

"Semenjak itu jadi kayak enggak terima. Akhirnya hampir setahun dari kenapa bisa begini, terus sempat ke alternatif, belum mau masang ring. Itu duit juga," tutur Jhody Super Bejo.

Hingga pada akhirnya Jhody diminta sang istri melakukan salat tahajud selama 40 hari. Dari ibadahnya, Jhody Super Bejo pun tersadar bahwa Tuhan masih sayang dengan masih memberinya kesempatan kedua.

Baca Juga: Takut Mati, Jhody Super Bejo Putuskan Hijrah

"Yang Jhody dapat itu Jhody merasa ini alert, ini science, ini tanda bahwa Allah tuh masih sayang," pungkas dia.

(LID)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini