nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sutradara 2 Fast 2 Furious Meninggal Dunia Akibat Stroke

Siska Maria Eviline, Jurnalis · Selasa 30 April 2019 16:35 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 30 33 2049905 sutradara-2-fast-2-furious-meninggal-dunia-akibat-stroke-Se5HlXJQFO.jpg John Singleton. (Foto: USA Today/Dan MacMedan)

LOS ANGELES - Kabar duka datang dari dunia perfilman Hollywood. John Singleton, sutradara di balik film 2 Fast 2 Furious meninggal dunia di Rumah Sakit Cedars-Sinai, Los Angeles, pada 29 April 2019.

Sang sutradara meninggal dunia setelah sempat koma akibat stroke yang menyerangnya, sejak 17 April 2019. “Berat bagi kami untuk mengumumkan bahwa anak, ayah, dan sahabat terkasih, John Daniel Singleton, telah meninggal dunia akibat stroke yang menyerangnya,” ujar perwakilan keluarga seperti dilansir dari NBC New York, pada Selasa (30/4/2019).

Baca juga: Ji Chang Wook Pilih Melt Me sebagai Proyek Comeback Setelah Wamil

Sehari sebelum kematiannya, John Singleton sebenarnya sempat diisukan meninggal dunia. Kabar itu bahkan sempat trending di Twitter dengan tagar ‘RIPJohnSingleton’. Namun keluarga membantah isu tersebut dan menyebut sang sutradara masih hidup meski bergantung pada ventilator.

Dalam lanjutan keterangannya, pihak keluarga mengungkapkan bahwa John Singleton adalah sosok penuh kasih dan perhatian. Dia juga adalah pria yang sangat mencintai olahraga air. “John Singleton biasanya menyusuri Marina Del Rey setiap pagi. Selain syuting, berlayar memang salah satu hobi mendiang,” ungkap perwakilan keluarga tersebut.

Lahir di Los Angeles, Amerika Serikat, pada 6 Januari 1968, Singleton sebenarnya tak bercita-cita menjadi seorang sutradara. Namun ketika dia masuk USC School of Cinematic Arts, Singleton mulai membangun kariernya sebagai seorang filmmaker.

Setelah lulus, John Singleton kemudian menggarap film pertamanya, Boyz N the Hood, pada 1990. Film itu mendapatkan sambutan hangat pasar dan membawa sang sutradara masuk sebagai nominator Skenario Asli Terbaik dan Sutradara Terbaik dalam ajang Academy Awards.

Tak hanya itu, Singleton yang kala itu masih berusia 24 tahun juga menjadi sutradara termuda dan keturunan Afro-Amerika pertama yang masuk dalam kategori tersebut. Dari Boyz N the Hood, Columbia Pictures kemudian merestuinya untuk menggarap tiga film lainnya dalam jangka waktu 5 tahun.

Baca juga: Universal Undur Jadwal Rilis Sekuel James Bond dan Fast & Furious

Kala itu, Frank Price, bos Columbia Pictures memuji bakat Singleton dan menyebut karya-karyanya membawa pesan sosial berbasis keluarga. Dari tangan dinginnya kemudian lahir sederet film populer lainnya, seperti Poetic Justice, Shaft, Baby Boy, 2 Fast 2 Furious, dan Four Brothers.

Sebelum kepergiannya, Singleton sempat terlibat dalam produksi serial Snowfall dan menyutradarai episode kelima The People v. O. J. Simpson: American Crime Story.*

(SIS)

BERITA FOTO
+ 6

Potret Kekarnya Tubuh Deddy Corbuzier

Deodatus Andreas Deddy Cahyadi Sunjoyo atau lebih dikenal sebagai Deddy Corbuzier. (Foto: Instagram @mastercorbuzier)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini