nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tsania Marwa Ceritakan Kronologi Kekerasan Fisik yang Menimpanya

Revi C. Rantung, Jurnalis · Rabu 20 Maret 2019 01:05 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 19 33 2032391 tsania-marwa-ceritakan-kronologi-kekerasan-fisik-yang-menimpanya-ZaWfQhJxkT.jpg Tsania Marwa (Foto: Instagram)

JAKARTA - Tsania Marwa bercerita mengenai kronologi kekerasan fisik yang menimpa dirinya. Niat baiknya untuk bertemu dengan anak-anaknya di kediaman Atalarik Syach berbuah hal yang tidak enak.

Tsania Marwa mengakui apabila kejadian tersebut terjadi pada 16 Maret 2019 kemarin. Dimana Tsania Marwa hanya ingin bertemu dengan anak-anaknya untuk memberikan kado.

Baca juga: Maher Zain Raih Double Platinum di Indonesia

“Jadi pada hari Sabtu kemarin 16 Maret sekitar pukul jam 5 sore, saya mendatangi kediaman rumah Atalarik Syah, untuk bertemu kedua anak saya. Saat itu saya juga membawa kado untuk anak-anak saya,” ungkap Tsania Marwa saat jumpa pers di kawasan Gambir, Jakarta Pusat pada Selasa (19/3/2019).

tsania 

Lebih lanjut, Tsania kembali menambahkan apabila proses pertemuan dengan anak-anaknya susah dirasa tidak enak, lantaran sindiran-sindiran yang dilayangkan ayah Atalarik dan Atalarik sendiri. Merasa tidak nyaman dengan sindiran-sindiran itu, Tsania berusaha menahannya.

“Jadi posisi di rumah itu ada bapak Atalarik, bapak Doni dan bapak Atilla Syach dan ibu Teta itu, mamanya. Akhirnya pas anak saya buka kado bapak Atalarik Syach terus mengeluarkan sindiran yang sangat menyakitkan hati saya dan saya bilang 'Tolong jangan ganggu momen saya, saya dua tahun enggak bisa ketemu anak, please kasih saya waktu sebentar aja saya mau enjoy’,” papar Tsania.

tsania 

“Terus dia bilang lagi 'kamu bukan muhrim saya, ini hak saya, ini bukan rumah kamu'. Akhirnya saya bilang 'Rik tolong dong stop nyindir, ini saya lagi punya momen sama anak anak' abis itu akhirnya dia ngomong 'lah kamu jangan ngatur saya kamu siapa?' saya jawab 'saya ibunya' kata dia 'berani kamu naikin suara di rumah saya’,” sambungnya.

Aksi tarik menarik Shabira pun terjadi, sehingga membuat sang anak langsung menangis. Tsania pun sadar betul apabila kejadian tersebut tak pantas disaksikan oleh anak-anaknya.

“Dia tarik badan Shabira, saya rebut badan Shabira dari bawah. Jadi tarik-tarika badan Shabira, sampai Shabira nangis dan Syarif teriak histeri. Saya sangat menyesal anak anak harus melihat itu,” tuturnya.

Baca juga: Tak Lagi Adu Akting dengan Jefri Nichol, Amanda Rawles: Biar Lebih Variatif

Kekerasan fisik itu terjadi saat tas milik Tsania direbut. Pasalnya pihak Atalarik mencurigai apabila Tsania Marwa merekamnya. Sehingga tasnya digeledah dan pihak Atalarik memang tak bisa menemukan seperti apa yang dituduhkan.

“Tiba-tiba pak Atilla ngomong 'itu pasti bawa rekaman pak'. Akhirnya saya digeledah saya ditarik, tangan saya ditarik, tas saya berusaha ditarik sampai tas saya terputus, saya sudah istigfar 'siapa yang bawa rekaman, enggak ada. Sini balikin itu tas saya'. Alhirnya terjadilah itu rebutan tas, badan saya dipegangin sama bapak Doni dan pak Atilla dan pak Atalarik membuka tas saya ambil tissue dibuang, ambil hape, hape saya dirampas karena dia mau mastiin saya rekam apa enggak dan ternyata pas dilihat hape saya saya enggak rekam,” tutupnya.

(ady)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini