nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Atalarik Syah Kembali Sambangi Polda Metro Jaya, Ada Apa?

Vania Ika Aldida, Jurnalis · Selasa 12 Maret 2019 15:49 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 12 33 2028934 atalarik-syah-kembali-sambangi-polda-metro-jaya-ada-apa-sb2TU7WwPO.jpeg Atalarik Syah bersama kuasa hukumnya. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Aktor Atalarik Syah kembali menyambangi Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, pada Selasa (12/3/2019), sekitar pukul 14.45 WIB. Atalarik tampak datang didampingi tim kuasa hukumnya.

Kedatangan bapak dua anak itu dikabarkan terkait kasus pencemaran nama baik yang dilaporkannya pada Juli 2018. Dalam kasus tersebut, Atalarik turut menyeret mantan mertuanya yang juga ibu dari Tsania Marwa, Silvia Mahrie.

Baca juga: Di Tengah Isu Biseksual, Atalarik Syach Minta Tsania Marwa Pulang demi Anak

"Saya (datang) hanya mau menanyakan kelanjutan laporan yang kemarin," kata Atalarik kepada awak media di Polda Metro Jaya, pada Selasa (12/3/2019).

Pada kunjungannya ke SPKT Polda Metro Jaya beberapa waktu lalu, mantan kekasih Vonny Cornelia itu sempat mengungkap bahwa laporan tersebut sengaja dibuatnya untuk melindungi kedua buah hatinya. Atalarik menyebut, alasannya mempolisikan mantan mertuanya karena Silvia Mahrie menyebut pria 45 tahun itu bukan manusia.

Sayang, Atalarik masih enggan memberikan keterangan lebih lanjut terkait kedatangannya ke Polda Metro Jaya hari ini. "Saya ditunggu, sudah telat," ujar Atalarik menghindari awak media.

Baca juga: Kepala Rutan Salemba Beberkan Perilaku Augie Fantinus di Penjara

Pada laporannya Juli silam, Atalarik beserta tim kuasa hukumnya mencantumkan dugaan pencemaran nama baik atas kasus tersebut. Pihak terlapor akan dikenakan Pasal 27 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dengan ancaman pidana 6 tahun penjara.*

(SIS)

BERITA FOTO
+ 6

Senyum Ahmad Dhani di Sidang Perdana Kasus Pencemaran Nama Baik

Ahmad Dhani dijerat Pasal 28 Ayat (2) Jo 45A ayat (2) dan atau 27 Ayat (3) serta Pasal 45 ayat (3) Undang undang Nomor 19 Tahun 2016 UU ITE dengan ancaman hukuman minimum enam tahun penjara.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini