nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Di Tengah Isu Biseksual, Atalarik Syach Minta Tsania Marwa Pulang demi Anak

Vania Ika Aldida, Jurnalis · Selasa 15 Agustus 2017 20:52 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 08 15 33 1756645 di-tengah-isu-biseksual-atalarik-syach-minta-tsania-marwa-pulang-demi-anak-687RP0Px6V.jpg Atalarik Syah (Foto: Instagram)

JAKARTA - Kabar kelainan seksual Atalarik Syach mendadak heboh setelah persidangan cerainya dengan Tsania Marwa usai. Namun, Atalarik tetap berupaya agar mantan istrinya itu bisa kembali ke rumah demi perkembangan anak-anak mereka.

(Baca Juga: Punya Saksi, Atalarik Syah Tuding Tsania Marwa Berzina)

Menurut Junaedi, selaku pengacara Atalarik Syach, majelis hakim nampaknya kembali membuka jalan agar keduanya bisa kembali rukun lantaran sidang mediasi berlangsung gagal. Bahkan pihak Atalarik mengaku berharap agar dengan didapatkannya pengasuhan anak, Tsania Marwa mau untuk kembali lagi ke rumah.

"Gugatan cerai Marwa terhadap Atalarik Syah dikabulkan karena menurut majelis hakim tidak ada alasan mereka bisa hidup rukun kembali, karena walaupun dalam persidangan Atalarik sudah mati-matian mempertahankan perkawinan, tetapi Marwa sendiri tetap tidak mau dan soal ini tentu saja kami sudah perkirakan," ungkap pengacara Atalarik Syach, Junaedi, yang ditemui di Pengadilan Agama Cibinong, Jawa Barat, Selasa (15/8/2017).

(Baca Juga: Dugaan Kelainan Seksual Atalarik Syach Diungkap Majelis Hakim)

"Tapi soal hak asuh anak, itu merupakan salah satu gugatan yang cukup penting. Dan hari ini majelis hakim telah menolaknya, dan dengan menolaknya, kami ucap syukur Alhamdulillah, berarti anak-anak masih dalam pengasuhan Arik. Mudah-mudahan dengan begitu, itu juga masih bisa membawa Marwa pulang kembali. Karena dia mau mengasuh anak. Maka, dengan diasuhkan anak kembali kepada Arik di rumah, maka ini kesempatan bagi Marwa untuk kembali ke rumah," sambungnya.

(Baca Juga: Atalarik Syah dan Tsania Marwa Resmi Bercerai)

Lebih lanjut Junaedi menyatakan bahwa jatuhnya hak asuh anak ke tangan kliennya merupakan kemenangan bagi Syarif dan Shabira. Bahkan cerai talak satu yang diungkapkan majelis hakim dianggap masih membuka pintu agar Tsania Marwa bisa kembali.

"Kami dari awal sudah menyatakan anak itu bukan aset yang harus diperebutkan. Anak itu bukan harta bawaan dan harta gana gini. Makanya kami bertahan kami tidak mengajukan hak asuh anak. Kami hanya ingin supaya anak diasuh bersama di rumah tergugat," paparnya.

(Baca Juga: Jelang Putusan Cerai, Tsania Marwa dan Atalarik Syah Jalani Mediasi Hak Asuh Anak)

"Itu sejak awal kami yakinkan kepada majelis hakim. Majelis hakim mendengarkan mungkin, sehingga apa yang diputuskan hari ini Alhamdulillah itulah yang terbaik bagi anak. Ini bukan kemenangan Arik tapi kemenangan anak," tandasnya.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini