nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sebelum Tersebar, Surat Ahmad Dhani untuk El Rumi Diamankan Polisi

Revi C. Rantung, Jurnalis · Selasa 05 Maret 2019 18:44 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 05 33 2026210 sebelum-tersebar-surat-ahmad-dhani-untuk-el-rumi-diamankan-polisi-elrpHGTr9i.jpg Ahmad Dhani (foto: Instagram)

JAKARTA - Beredar sebuah surat yang ditulis oleh Ahmad Dhani untuk El Rumi. Sayangnya, sebelum surat itu diberikan untuk El Rumi, surat tersebut keburu diamankan oleh pihak kepolisian Surabaya.

Hal tersebut dibenarkan oleh kuasa hukum Ahmad Dhani, Aldwin yang menangai kasus di Surabaya.

Baca Juga:

Suami Rey Utami Bongkar Karakter Reino Barack

Mikha Tambayong Ditemani Kekasih Antar Almarhumah Ibunda ke Liang Lahat

Ahmad Dhani memang memberikan surat untuk relawannya yang kemudian surat tersebut disebar oleh relawannya. Namun sayang, surat itu disita oleh pihak kepolisian sehingga yang tersebar merupakan pesan berantai.

Dan dari isi surat itu pihak kuasa hukum, membenarkan apabila Ahmad Dhani sendiri yang menulisnya.

“Lagi nyebar (suratnya). Dia cerita ke saya lagi (yang) nyebar relawan diambilin semua. Tapi, kami konfirmasi memang dari Mas Dhani,” ungkap Aldwin saat dihubungi melalui sambungan telepon pada Selasa (5/3/2019).

Hendarsam yang juga pihak kuasa hukum Ahmad Dhani di Jakarta mengungkapkan bahwa kliennya juga terkesan dibatasi. Terlebih Dhani tidak dapat memberikan ucapan di depan media.

“Iya betul suratnya. Memang Ahmad Dhani tuh terkesan dibatasi oleh Kejaksaan oleh wartawan. Karena setelah sidang juga dibawa kan sama Jaksa,” pungkas Hendarsam.

Seperti diketahui, dalam kasusnya di Surabaya, Ahmad Dhani dilaporkan Koalisi Bela NKRI dengan tuduhan ujaran kebencian. Tuduhan itu diarahkan pada Dhani lantaran menyebut kelompok penolak deklarasi #2019 Ganti Presiden di Surabaya dengan kata-kata idiot pada Minggu 26 Agustus 2018.

(aln)

BERITA FOTO
+ 4

Tampilan Nyentrik Ahmad Dhani hingga Tulis Surat untuk Mama

Musisi Ahmad Dhani tampil nyentrik saat mengikuti sidang lanjutan perkara pencemaran nama baik dengan agenda tanggapan JPU atas eksepsi di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis 14 Februari 2019.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini