Berbagai perasaan pun berkecamuk di hati Maudy. Tak hanya perasaan bahagia dan berterima kasih, namun Maudy pun diingatkan akan tanggung jawab untuk bekerja keras demi mewujudkan mimpinya.
“Saya diingatkan sekali lagi bahwa mimpi, ketika dipecah menjadi tujuan konkret, menjadi rencana yang dapat dicapai. Dan kerja keras serta komitmen terhadap suatu visi, akan menuai hasil,” tambahnya.
Sementara itu, dalam unggahan berikutnya, Maudy kembali menyampaikan kabar bahagia yang tak kalah membanggakan. Rupanya, bukan hanya diterima di Harvard University, Maudy juga diterima di Stanford University.
Diterima di dua universitas terbaik dunia, Maudy pun diliputi perasaan galau untuk memilih salah satunya. “Saat ini saya menghadapi dilema yang indah, karena saya juga mendengar kabar dari mimpi besar saya yang lain: penerimaan program MBA Stanford,” sambung Maudy.