nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penghasilan Bintang Film Porno di Jepang Capai Rp1,4 Miliar

Siska Maria Eviline, Jurnalis · Senin 31 Desember 2018 01:52 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 31 206 1997903 mantan-aktris-ini-bocorkan-honor-fantastis-bintang-film-porno-di-jepang-AEJMmdPbml.jpg Emiri Okazaki. (Foto: Instagram/@emiri.okazaki_official)

TOKYO – Identik dengan cibiran publik, ternyata profesi sebagai bintang film dewasa di Jepang sangat menjanjikan. Emiri Okazaki, mantan bintang film porno asal Tokyo mengaku, dibayar mahal untuk berperan dalam satu judul film.

Kepada Kei dari channel YouTube 'Asian Boss', Emiri Okazaki mengungkapkan, ada dua jenis kontrak untuk aktris film porno. Pertama, sang aktris akan ditawari kontrak bulanan dengan penghasilan antara USD10.000 hingga USD100.000 (Rp146 juta-Rp1,46 miliar).

Baca juga: Sora Aoi Sentil Balik Netizen yang Sebut Kehamilannya sebagai Kutukan

Kedua, kontrak per syuting yang akan sangat tergantung pada tawaran film yang datang. Biasanya, menurut Okazaki, aktris yang menerima kontrak jenis ini akan dibayar sebesar USD2.000 hingga USD6.000 (Rp29.2 juta hingga Rp87,6 juta) per syuting.

Proses produksi, ujarnya, bisa memakan waktu 12-23 jam setiap harinya. “Aku biasanya mengambil kontrak kedua dan bisa membintangi 28 judul film setiap bulan,” ujarnya. Jika mengacu pada hitung-hitungan yang diutarakan Okazaki di atas, maka dia bisa mengantongi USD168.000 atau Rp2,48 miliar dari membintangi puluhan film porno setiap bulannya.

Namun honor fantastis dan karier mentereng di industri film esek-esek, diakui Okazaki, berdampak buruk bagi kehidupan pribadinya. Sang ibu sempat memutuskan komunikasi selama 6 bulan setelah mengetahui profesi putrinya. Sementara calon mertua melakukan berbagai cara untuk memutuskan hubungannya dengan sang kekasih.

Tak hanya itu, profesi tersebut juga kerap menyerang mentalnya. Tak jarang Okazaki menangis setelah syuting selesai. “Sulit bagiku untuk menjelaskannya. Namun profesi ini memberikan banyak emosi yang akan membuatku menangis,” ujarnya.

Lalu bagaimana Emiri Okazaki mengatasi rasa sedihnya tersebut? Perempuan 27 tahun itu mengaku, bersikap profesional adalah satu-satunya jalan. “Dalam kasusku, aku membayangkan bahwa yang ada di situ bukanlah diriku tapi seorang aktris yang memerankan lakonnya dalam sebuah film,” ungkapnya.

Dia menambahkan, “Itu cukup bisa membuatku tidak menangis selama proses syuting berlangsung. Namun ketika syuting selesai dan aku kembali ke rumah, tetap saja aku akan menangis. Tapi setidaknya, aku tak menangis di lokasi syuting.”

 

Emiri Okazaki mulai bekerja di industri film dewasa pada 2011, saat usianya masih 21 tahun. Alasannya melakoni profesi itu, karena dia menilai peluangnya menjadi artis terkenal sangat tipis.

“Aku memulai karier sebagai model ketika remaja. Tapi karierku tak bergerak ke mana-mana. Inilah yang membuatku banting setir jadi aktris film dewasa,” tuturnya.

Kini, Okazaki mengaku, telah berhenti sepenuhnya menjadi bintang film porno dan mulai menyeriusi bisnis kecantikan. Dia menjelaskan, rasa bersalah yang selalu menghinggapinya menjadi alasan untuk pensiun lebih cepat.

Baca juga: Greg Nwokolo Pergoki Garneta Haruni Tidur dengan Selingkuhan

“Aku merasa bersalah kepada orangtuaku, meski aku tahu menjadi bintang film porno adalah pilihanku. Aku kerap khawatir dan stress melihat reaksi ibuku. Rasa itu jauh lebih besar dari keinginanku untuk bertahan di industri ini." (SIS)

(kem)

BERITA FOTO
+ 6

Girlband Korsel AOA Meriahkan Penutupan Asian Para Games 2018

Girlband Korea Selatan, AOA, memeriahkan acara penutupan Asian Para Games 2018 di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu 13 Oktober 2018.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini