SEOUL - Kekerasan dialami anggota The East Light, Lee Suk Chul dan Lee Seung Hyun. Mereka menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh CEO dan produser Media Line Entertainment . Kini CEO Media Line Entertaiment memberikan pernyataan melalui konferensi pers resminya.
Dilansir dari Allkpop, CEO Media Line Entertainment, Kim Chang Hwan telah mengadakan konferensi pers resmi yang diadakan pada tanggal 26 Desember pukul 14:00 waktu Korea, dengan tujuan untuk mempertahankan perusahaannya terhadap mantan anggota The East Light, Lee Suk Chul dan Lee Seung Hyun.
Baca Juga: Istrinya Ditemukan Tak Bernyawa, Ifan Seventeen: How Can I Live without You
Baca Juga: Alat Musik Seventeen Ditemukan, Ifan Janji Jaga Bass Kesayangan Bani

Selain CEO Kim Chang Hwan, perwakilan Media Line lainnya Lee Jung Hyun serta mantan anggota The East Light Lee Eun Sung dan Jung Sa Kang hadir selama konferensi pers ini.
Media Line mengungkapkan dalam sebuah pernyataan resmi, "Setelah orang tua penggugat dan perwakilan hukum kami menggunakan anak-anak mereka yang berusia belia sebagai pelopor dalam kasus mereka untuk memutarbalikkan kebenaran dengan berbagai kebohongan melalui konferensi pers pada bulan Oktober, serta melalui berbagai wawancara lanjutan, tidak hanya perusahaan kami tetapi juga 4 anggota The East Light lainnya mengalami pencemaran nama baik sampai-sampai perusahaan itu terpaksa melepaskan sebagian besar karyawannya dan menutup perusahaan secara permanen. Dan kami tetap dipaksa untuk mengambil tanggung jawab moral dan pengarahan penuh untuk semua konsekuensi yang timbul dari kegagalan untuk mengelola mantan karyawan kami dengan benar. Namun, kami tetap diam selama dua bulan terakhir dengan keyakinan bahwa kebenaran akan terungkap pada waktunya, karena melakukan lebih banyak wawancara di media hanya akan menyebabkan rasa sakit lebih lanjut bagi anggota The East Light. "