Share

Pembunuh John Lennon Baru Menyesal Setelah 20 Tahun di Penjara

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Jum'at 16 November 2018 12:45 WIB
https: img.okezone.com content 2018 11 16 33 1978670 pembunuh-john-lennon-baru-menyesal-setelah-20-tahun-di-penjara-fduOs6QH0U.jpg Foto: BBC

LOS ANGELES - Pembunuh dari John Lennon, yakni David Mark Chapman tengah menjalani masa hukuman. Setelah dipenjara selama 20 tahun, Chapman mengungkapkan bahwa dirinya telah dilanda malu dari tahun ke tahun.

Hal itu pun diutarakan David Mark Chapman di hadapan masyarakat umum dalam sidang pengajuan pembebasan yang ke-10 pada Agustus lalu di Wende Correctional Facility.

Pada persidangan itu, David Mark Chapman juga menyebutkan bahwa dirinya sangat menyesal karena telah membutuh personel The Beatles tersebut di apartemennya pada tanggal 8 Desember 1980.

(Baca juga: Album Terbaik John Lennon Berisi 140 Lagu Akan Dirilis Bulan Depan)

“Tiga puluh tahun lalu, saya tidak bisa mengatakan saya merasa malu, namun sekarang saya tahu apa artinya malu,” ucap David Mark Chapman.

David Mark Chapman mengaku sempat mendapatkan kegalauan dalam hatinya untuk membunuh John Lennon. Pasalnya pada waktu itu, ia merasa sangat bahagia lantaran John Lennon sudah memberikan tandatangan pada album yang dimilikinya.

(Baca juga: Maia Estianty Foto Bareng Beckham, Netizen Sindir Ahmad Dhani & Mulan Jameela)

“Saya ingat waktu itu dengan pikiran 'Hey, kamu sudah dapat album yang ditandatangani. Lilhatlah, dia sudah tanda tangan, sekarang pulanglah." Namun saya juga tidak mau pulang ketika itu,” ungkapnya.

Pihak pengadilan pun pada akhirnya tidak mengabulkan pembebasan yang diajukan oleh David Mark Chapman. Mereka mengatakan bahwa Chapman bisa menjadi masalah untuk keamanan publik, lantaran kemungkinan aksi balas dendam terhadap tindakannya.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini