nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bertemu Lewat Film, Kisah Cinta Widyawati dan Sophan Sophiaan Harus Terpisah Maut

Hana Futari, Jurnalis · Rabu 24 Oktober 2018 12:29 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 10 24 33 1968239 bertemu-lewat-film-kisah-cinta-widyawati-dan-sophan-sophiaan-harus-terpisah-maut-6ik6x9FpVp.JPG Foto: Dok Okezone

JAKARTA – Widyawati dan Sophan Sophiaan bukanlah sosok asing bagi remaja generasi 70-an di Tanah Air. Hingga kini, kisah cinta mereka menjadi salah satu yang kerap menjadi panutan.

Pertemuan Widyawati dan Sophan Sophiaan berawal saat keduanya terlibat dalam sebuah judul film yang sama yakni Pengantin Remadja di tahun 1971. Film garapan sutradara Wim Umboh ini ternyata dapat menanamkan benih-benih cinta di hati keduanya.

Berperan sebagai tokoh utama Romi dan Juli, Widyawati dan Sophan Sophiaan pun berusaha membangun chemistry untuk totalitas berperannya. Namun pada akhirnya, chemistry tersebut terbawa hingga ke dunia nyata.

“Jadi, itu perjalanan saya ketemu beliau (Sophan). Saat itu, Ben umboh (sutradara) bilang sebaiknya kami ada pendekatan untuk bangun chemistry. Ternyata kita saling jatuh cinta betulan, istilahnya kalau sekarang cinlok,” ujar Widyawati dalam sebuah tayangan Talkshow di salah satu stasiun televisi swasta, beberapa waktu lalu.

(Baca juga: Widyawati Masih Rasakan Kehadiran: Sophan Sophiaan)

Pendekatan yang dilakukan Sophan Sophiaan dan Widyawati ternyata tak membutuhkan waktu lama. Pasangan beda usia 6 tahun tersebut resmi menikah kurang lebih satu tahun sejak perkenalan mereka, tepatnya pada 9 Juli 1972 di Masjid Al Azhar.

Pernikahan mereka kemudian dianugerahi dengan hadirnya dua anak laki-laki. Widya melahirkan putra pertamanya yang bernama Romy Octaviano Perkasa Sophiaan pada 31 Oktober 1972. Lima tahun setelahnya, Widya melahirkan anak keduanya yakni Roma Yuliano Perkasa Sophiaan pada 17 Juli 1977.

Setelah suksesnya film Pengantin Remadja, Sophan Sophiaan dan Widyawati kembali dipertemukan dalam berbagai judul film romantis di antaranya Matahari Hampir Terbenam (1971), Perkawinan (1972), Timang-Timang Anakku Sayang (1973), Romi dan Juli (1974) serta Cinta Remaja di tahun yang sama.

(Baca juga: Foto dengan Belahan Dada Terbuka, Aurel Hermansyah Kembali Diserbu Netizen)

17 setelah membintangi film Yang Tercinta pada 1991, akhirnya di tahun 2008 pasangan romantis ini kembali terlibat dalam film bertajuk Love. Ini merupakan film terakhir yang dibintangi oleh Sophan Sophiaan.

“Pengantin remaja yang mempertemukan kita. Di akhir juga kita bermain film Love untuk yang terkahir kali,” lanjut wanita 68 tahun tersebut.

Pada 17 Mei 2008, kecelakaan tunggal yang terjadi di Ngawi, Jawa Timur menewaskan Sophan Sophiaan. Saat itu, Sophan yang merupakan ketua event Jalur Merah Putih terjatuh dari Harley yang ditungganginya.

Beberapa tahun setelah kematian Sophan, Widyawati masih merasa kehilangan separuh jiwanya itu. Sosoknya yang penuh perhatian selalu membekas dalam relung hati wanita kelahiran Jakarta 12 Juli 1950 tersebut.

“Buat saya orang dia (Sophan) yang punya prinsip kuat, tanggung jawabnya luar biasa. Yang paling membuat saya sampai sekarang kehilangan itu perhatian dia luar biasa,” sambungnya.

(sus)

BERITA FOTO
+ 5

Cantiknya Dinara Baktybayeva pada Sesi Pemotretan Festival Film Cannes

Aktris Dinara Baktybayeva pada sesi pemotretan untuk film "The Gentle Indifference of The World" dalam Festival Film Cannes 2018 di Cannes, Prancis, Kamis 17 Mei 2018 waktu setempat. (REUTERS/Jean-Paul Pelissier)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini