
Film horor memang identik dengan nuansa malam. Ketegangan dan keseraman acap kali dibangun dengan memanfaatkan gelapnya malam.
Namun menurut Jose, hal tersulit dalam membuat film horor adalah mempermainkan emosi penonton. Ia tidak bisa membuat orang merasa ketakutan jika emosi orang tersebut menolak untuk ditakut-takuti.
“Sebenarnya bikin film horor itu beratnya membuat orang takut, padahal takut tergantung sama emosi orangnya sendiri. Itu sulit banget yah, emosi penonton sangat sulit. Membangun suasana takut harus digiring dan menjadi seram,” paparnya.
Selain mencoba menampilkan horor di siang hari, Jose Poernomo juga akan mengangkat sosok makhluk gaib bernama Gemet Arsane di film ini.