Kasus Pencemaran Nama Baik Segera Sidang, Lyra Virna Bakal di Tahan?

Adiyoga Priambodo, Jurnalis · Senin 01 Oktober 2018 17:25 WIB
https: img.okezone.com content 2018 10 01 33 1958140 kasus-pencemaran-nama-baik-segera-sidang-lyra-virna-bakal-di-tahan-2MSKAbvxpA.jpg Foto: Instagram

JAKARTA - Berkas laporan pemilik biro umrah ADA Tour, Lasty Annisa atas dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan Lyra Virna sudah dinyatakan lengkap alias P21. Dalam waktu dekat, berkas laporan Lasty segera dilimpahkan ke Kejaksaan beserta tersangkanya.

Namun hingga saat ini, polisi belum melakukan penahanan terhadap Lyra Virna, meski sudah berstatus tersangka atas laporan Lasty Annisa. Mengenai hal tersebut, Denny Lubis yang mewakili kepentingan hukum Lasty mengaku enggan memaksa penyidik untuk menahan sang artis.

"Itu kewenangan obyektif dari pada penyidik. Kita enggak bisa memaksakan," ujar dia di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (1/10/2018).

(Baca juga: Berkas P21, Pemilik Biro Umrah Minta Lyra Virna Dihukum Setimpal)

Terpenting bagi Lasty dan tim kuasa hukumnya, laporan mereka terhadap Lyra Virna sudah diproses pihak kepolisian. Bagi mereka, hal tersebut jauh lebih penting ketimbang memikirkan penahanan Lyra.

"Yang penting secara materiil adalah unsur daripada pasal yang dilaporkan oleh pelapor telah memenuhi untuk di susun dalam bentuk dakwaan. Nah, baru didaftarkan ke pengadilan baru ke proses di pengadilan," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya sudah menyatakan berkas laporan Lasty Annisa lengkap atau P21. Keterangan itu disampaikan Denny Lubis usai mendatangi Mapolda Metro Jaya bersama kliennya siang tadi.

(Baca juga: Lyra Virna Lelah Kasusnya dengan Biro Umrah Tak Kunjung Usai)

"Menurut informasi penyidik bahwa berkas perkara telah dinyatakan P21 atau lengkap, yaitu telah memenuhi syarat formal maupun materiil," kata Denny.

Sebagai pengingat, Lasty Annisa mempolisikan Lyra Virna pada Mei 2017. Kala itu, Lasty menganggap pernyataan Lyra di media sosial tentang kekurangan biro umrah miliknya sebagai bentuk pencemaran nama baik.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini