Berkas P21, Pemilik Biro Umrah Minta Lyra Virna Dihukum Setimpal

Adiyoga Priambodo, Jurnalis · Senin 01 Oktober 2018 15:54 WIB
https: img.okezone.com content 2018 10 01 33 1958081 berkas-p21-pemilik-biro-umrah-minta-lyra-virna-dihukum-setimpal-tZdKL2scKR.JPG Foto: Dok Okezone

JAKARTA - Pemilik biro umrah ADA Tour, Lasty Annisa menanggapi penetapan P21 berkas laporannya atas Lyra Virna. Ditemui di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (1/10/2018), Lasty pertama-tama mengucap syukur karena perkara tersebut akhirnya bisa segera disidangkan.

"Alhamdulillah akhirnya selesai juga, dan berkas sudah lengkap," ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Lasty juga menyampaikan rasa terima kasih atas kinerja tim kuasa hukumnya lantaran terus memperjuangkan laporannya.

(Baca juga: Kasus Pencemaran Nama Baik Lyra Virna Diklaim Sudah P21)

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Allah SWT, terutama kepada tim lawyer saya yang bekerja sudah sangat maksimal hingga bisa sampai ke P21. Saya sangat bersyukur bahwa tim lawyer dan pihak kepolisian benar-benar sangat profesional dalam menyelesaikan semuanya dengan baik tanpa ada paksaan dari pihak mana pun," kata dia.

(Baca juga: Lyra Virna Lelah Kasusnya dengan Biro Umrah Tak Kunjung Usai)

Namun saat diminta keterangan tentang harapannya dalam kasus ini, Lasty memilih tidak berkomentar. Dia menyerahkan segala kepentingan hukum pada tim pengacaranya.

"Saya serahkan semuanya kepada kuasa hukum saya," pungkasnya.

Sementara dari tim pengacara Lasty Annisa, Denny Lubis yang meneruskan kata-kata kliennya berharap Lyra Virna bisa dihukum setimpal dengan perbuatan.

"Harapan kami tentunya proses ini sampai nanti ketok palu hakim pengadilan menyatakan agar klien kami ini mendapat rasa keadilan dan kepastian hukum atas apa yang telah dia rasakan, apa yang telah dia derita akibat dari pernyataan yang bersangkutan," timpal dia.

Sebagai pengingat, Lasty Annisa mempolisikan Lyra Virna pada Mei 2017. Kala itu, Lasty menganggap pernyataan Lyra di media sosial tentang kekurangan biro umrah miliknya sebagai bentuk pencemaran nama baik.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini