nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Terima Lakon Feminis, Jung Yu Mi Tuai Kritik Publik

Sasya Semitari P, Jurnalis · Kamis 13 September 2018 16:46 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 09 13 206 1950004 terima-lakon-feminis-jung-yu-mi-tuai-kritik-publik-cGPi9Vy494.jpg Jung Yu Mi. (Foto: Hancinema)

SEOUL – Aktris Train to Busan Jung Yu Mi dikabarkan menerima tawaran bermain dalam film adaptasi novel populer Korea, Kim Ji Young, Born in 1982 karya Jo Nam Joo. Kabar tersebut pertama kali tersebar pada Rabu (12/9/18).

“Aktris Jung Yu Mi terpilih untuk memerankan Kim Ji Young, seorang perempuan biasa yang kehidupannya sama dengan orang pada umumnya. Tetapi ia juga seorang perempuan yang hidupnya tidak bisa dianggap biasa,” ungkap perwakilan rumah produksi, seperti dilansir dari Allkpop, Kamis (13/9/18).

Baca juga: Foto Telanjang Tersebar, Kendall Jenner Malah Asyik Berkuda

Namun sayangnya, kabar baik itu mendapat kritik publik. Sebagian netizen mempertanyakan alasan sang aktris menerima lakon tersebut. “Apakah kau tahu cerita film itu sebelum setuju untuk menerimanya?” tulis salah seorang warganet, seperti dilansir dari The Korea Herald, Kamis (13/9/18).

Juara feminis… aku merinding! Mulai sekarang, apapun yang kau lakukan, tidak akan disukai,” tulis yang lainnya.

Meski begitu, tak sedikit fans yang mendukung aktris 35 tahun itu. “Aku akan menonton film itu 10 kali. Aku sudah mulai bersemangat (meski film itu belum keluar),” tulis seorang warganet.

Terima kasih Unnie telah membuat keputusan yang menakjubkan ini. Aku sangat menghargai itu. Aku tahu, ini pasti pilihan yang sulit untuk kau ambil. Kau, benar-benar keren Unnie!” ungkap warganet lainnya.

 

Selain terkait isu feminisme, publik juga menilai karakter Kim Ji Young memerlukan aktris dengan kualitas akting mumpuni yang tak sekadar bermodal wajah cantik. Untuk alasan itulah, Jung dinilai bukan pilihan tertepat untuk memerankan karakter Kim Ji Young.

Sangat ironis melihat film Kim Ji Young, Born in 1982 yang novelnya diperjuangkan oleh kaum feminis, harus menampilkan seorang aktris cantik demi kepentingan komersial semata,” tulis seorang warganet di Twitter.

Secara sederhana, novel Kim Ji Young, Born in 1982 bertutur tentang kondisi perempuan Korea Selatan pada era ‘80-an. Mereka kuliah, bekerja, lalu menikah dan menjadi ibu rumah tangga. Novel tersebut menggambarkan bagaimana perempuan Korea berusaha keras agar tidak tertinggal dan ‘ditindas’ oleh kaum pria.

Hal tersebut menjadi permasalahan di kalangan pria Korea yang memandang kedudukan pria jauh lebih tinggi dibandingkan wanita. Tak heran bila kritikan seperti itu pun menimpa Jung Yu Mi.

Baca juga: Panjat Sosial dengan Pacaran Settingan, Ini Kata Elly Sugigi

Sebagai catatan, ini bukan isu feminisme pertama yang menimpa pesohor Korea. Sebelum Jung Yu Mi, hal serupa juga terjadi pada member Red Velvet, Irene.

Saat itu, dia mengungkapkan telah rampung membaca novel Kim Ji Young, Born in 1982. Akibatnya, banyak penggemar pria Irene yang merasa ‘kecewa’ dengan pilihan bacaan perempuan asal Daegu itu.

(SIS)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini