nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

The Beatles Bubar, Paul McCartney Sempat Depresi

Nur Chandra Laksana, Jurnalis · Kamis 23 Agustus 2018 23:10 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 08 23 205 1940562 the-beatles-bubar-paul-mccartney-sempat-depresi-pIogXH4owW.jpg Paul McCartney. (Foto: Reuters)

LONDON - The Beatles merupakan salah satu band paling fenomenal yang pernah ada sepanjang era ’60-an hingga ‘70-an. Namun siapa sangka, band tersebut hanya bertahan selama satu dekade. Pada Desember 1970, The Beatles resmi bubar.

Dalam wawancaranya, Paul McCartney mengatakan, bubarnya The Beatles sempat membuat dia depresi. Dengan dalih ‘mengobati depresi’, dia kemudian mulai hobi menenggak alkohol. "Aku berusaha melupakannya dengan mabuk-mabukan,” ujarnya seperti dikutip dari laman NME, Kamis (23/8/2018).

Baca juga: MNC Play Hadir di Konser Boyzone, Bikin Penonton Gampang Narsis di Medsos

McCartney bahkan mendefenisikan periode itu sebagai masa tergelap dalam hidupnya. “Perpisahan dengan The Beatles bukanlah hal yang mudah. Itu membuatku sangat terpuruk,” ungkapnya.

Pengalaman itulah yang kemudian dituangkan McCartney dalam lagu Happy with You. Seperti dalam penggalan liriknya, musisi 76 tahun itu menuliskan, “Dulu, aku terlalu banyak minum/Lupa untuk pulang.”

Lagu Happy with You, menurutnya, menggambarkan rekan-rekannya di The Beatles. “Kami dulu melakukan hal-hal gila, tetapi tidak untuk sekarang karena kami sudah bahagia. Dan untuk Ringo (Starr), dia sangat puas dengan hidupnya," ujar McCartney.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, menyesali keputusannya menjadi pemabuk kala itu. “Padahal aku di kelilingi orang-orang yang tak menyentuh alkohol. Ada Ringo dan Joe Walsh (The Eagles),” ungkapnya.

Baca juga: Gara-Gara 'Uang Damai' Rp5 Miliar, Nikita Mirzani Kembali Polisikan Sam Aliano

“Ketika kami tumbuh dewasa, semua orang akan pergi ke pub dan minum (alkohol). Namun ketika aku membahas hal itu dengan Ringo, dia bilang, ‘Tidak. Kalau kau memberiku vodka, maka harus menyelesaikan botol itu',” katanya. 

Pembetot bass The Beatles itu mengatakan, keluarga adalah alasan lain baginya untuk bangkit dari depresi dan kecanduan terhadap alkohol. "Sekarang aku memiliki delapan cucu. Tak ada lagi waktu untuk mabuk. Kakek ini tak bisa lagi duduk di kursi sambil menenggak sebotol tequila.”

(SIS)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini