MOVIE REVIEW: Christopher Robin, Sebuah Tontonan Hangat untuk Keluarga

Ady Prawira Riandi, Jurnalis · Rabu 15 Agustus 2018 08:01 WIB
https: img.okezone.com content 2018 08 15 206 1936635 movie-review-christopher-robin-sebuah-tontonan-hangat-untuk-keluarga-w71uw2bRxi.jpeg Christopher Robin (Foto: Disney)

JAKARTA – Disney tak pernah kehabisan akal untuk membuat film yang bisa menjadi tontonan baik bagi keluarga. Tak melulu sukses dengan original story, Disney pun acap kali berhasil mengolah cerita lama mereka menjadi sebuah tontonan baru.

Baca Juga: Sebut Penggantinya di Reality Show dengan Roy Kiyoshi Lebih Keren, Robby Purba Malah Dituduh Gimmick

Christopher Robin adalah suguhan film terbaru mereka yang mengangkat cerita lama dengan sentuhan baru. Film ini adalah sebuah tontonan hangat yang syarat akan pesan moral untuk ditonton bersama keluarga tercinta.

Christopher Robin dan Winnie the Pooh pertama kali muncul dalam buku karangan A. A. Milne yang berjudul When We Were Very Young pada tahun 1924. Kumpulan cerita karangan Milne ini kemudian dipublikasikan pada tahun 1926 dan menjadi salah satu buku anak-anak terpopuler sepanjang masa. Buku tersebut berisi cerita pendek mengenai petulangan penuh imajinasi dari seorang anak laki-laki ceria bersama sahabat binatang lainnya yang tinggal di Hutan Hunded Acre.

Christopher Robin

Kisah persahabatan Christopher Robin dan Winnie the Pooh ini kemudian diangkat kembali ke layar lebar dalam sentuhan live-action berbalut teknologi CGI keren khas Disney. Semua karakter terasa hidup dan nyata layaknya pada film The Jungle Book, yang mereka rilis pada 2016 lalu.

Penonton akan dibawa ke dalam petulangan seru dari persahabatan Christopher Robin bersama Winnie the Pooh, Tigger, Piglet, Eeyore, Kanga, Roo, Rabbit, dan Owl di masa kecil. Adegan-adegan awal ini cukup untuk menjembatani penonton baru berkenalan dengan sosok-sosok di atas sebelum masuk ke dalam cerita intinya.

Sutradara Marc Forster cukup jeli dalam melihat adanya potensi plot hole untuk para penonton baru yang belum sempat menyaksikan aksi Winnie the Pooh sebelumnya. Maka dari itu, ia memberikan sedikit gambaran tentang awal mula kisah persahabatan mereka dengan durasi dan porsi yang pas, tidak kurang dan tidak berlebihan.

Adegan-adegan pembuka juga berperan menjadi sebuah cermin besar bagi penonton untuk bisa membandingkan bagaimana Christopher Robin berubah dari pribadi kecil yang ceria dengan dirinya di usia dewasa saat harus menghadapi peliknya kehidupan dunia nyata. Persoalan rumah tangga, masalah pekerjaan, kondisi sosial dan berbagai hal lain membuat seorang Christopher Robin seolah lupa cara untuk bahagia. Hidupnya menjadi membosankan, jauh dari apa yang kita lihat saat dirinya masih kecil.

Christopher Robin

Di saat Christopher Robin tersesat dalam kehidupan barunya itu, Pooh dan teman-temannya datang kembali menghampiri. Kemunculan Pooh ini sekaligus menjadi tamparan keras bagi Christopher bahwa kesuksesan terbesar dalam hidup adalah ketika kita bisa menikmati hidup bersama orang-orang terdekat bukan semata tentang karier dan harta kekayaan.

Dengan bermodalkan skenario yang kuat, film Christopher Robin berhasil meyelipkan banyak pesan moral dari durasi 1 jam 44 menitnya. Uniknya, meski mereka masih menggunakan setting tahun 1940-an, pesan yang ingin diberikan tetap sampai untuk kehidupan di masa sekarang.

Christopher Robin

Dialog-dialog yang ditulis oleh Alex Ross Perry, Allison Schroeder dan Tom McCarthy bahkan begitu mengena secara berulang kali. Pun dengan komedi yang dihadirkan lewat aksi-aksi kocak serta kebodohan Pooh dkk, semuanya nyaris tak pernah gagal mengundang gelak tawa para penonton.

Akting dari Ewan McGregor sebagai Christopher Robin dewasa sudah selayaknya mendapat acungan jempol. Berakting dengan bantuan teknologi CGI dan benda tak nyata tentunya adalah sebuah tugas yang sulit. Namun Ewan sukses memberikan penampilan apik lewat ekspresi-ekspresi yang begitu dalam, seolah-olah dirinya sedang beradu akting di depan kamera dengan aktor sungguhan lain.

Baca Juga: Fokus Nyanyi, Marion Jola Tunda Karier di Dunia Akting

Semua elemen terbungkus rapi dalam balutan production design yang sederhana. Dengan budget produksi yang tak sebesar film Disney lainnya, Christopher Robin terbilang sukses sebagai film utuh.

Okezone memberikan nilai 7,5 untuk film Christopher Robin. Jangan lewatkan aksi kocak Winnie the Pooh dan kawan-kawannya di bioskop mulai tanggal 21 Agustus 2018.

(LID)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini