Movie Review: Birds of Prey

Ady Prawira Riandi, Jurnalis · Jum'at 07 Februari 2020 12:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 07 206 2164822 movie-review-birds-of-prey-CMHb93M9E3.jpg Harley Quinn di Birds of Prey (Foto: Warner Bros.)

JAKARTA - DC Comics dan Warner Bros. akhirnya memberikan jatah khusus untuk Harley Quinn (Margot Robbie) tampil dalam film solo. Harley Quinn memang sempat menjadi primadona kala DC merilis film Suicide Squad pada 2016 lalu.

Harley Quinn

Jalan cerita Birds of Prey dibuat berkesinambungan dengan Suicide Squad. Usai diputuskan oleh Joker (Jared Leto), Harley Quinn pun patah hati. Demi mengobati sakit hatinya, Quinn banyak melakukan aksi-aksi gila. Kegilaan-kegilaan Harley Quinn ini sudah diprediksi bakal menjadi suguhan utama dalam film Birds of Prey.

Singkat cerita, status Harley Quinn di kota Gotham mulai meredup usai putus dari Joker. Nama besarnya sudah tak lagi diperhitungkan karena satu dan lain hal. Quinn bahkan kini mendapat ancaman dari Roman Sionis alias Black Mask (Ewan McGregor).

Baca Juga:

- Lakoni Adegan Berkelahi, Mary Elizabeth Winstead: Sangat Menyenangkan

- Jejak Digital Muncul, Aura Kasih Tepergok Lakukan Body Shaming ke Nagita Slavina

Harley Quinn akhirnya setuju untuk mencarikan Black Mask berlian Bertinelli yang hilang dicuri oleh seorang anak kecil bernama Cassandra Cain (Ella Jay Basco). Quinn memang diancam akan dibunuh jika tidak mengiyakan permintaan Black Mask satu itu.

Birds of Prey

Perburuan berlian Bertinelli ternyata menggiring Harley Quinn ke dalam sebuah masalah baru. Berlian itu juga sebenarnya sedang dicari-cari oleh tiga perempuan yang ingin menghancurkan dominasi Black Mask di kota Gotham. Tiga perempuan yang dimaksud adalah Helena Bertinelli/Huntress (Mary Elizabeth Winstead), Renee Montoya (Rosie Perez), dan Dinah Lance/Black Canary (Jurnee Smollett-Bell).

Secara cerita, Birds of Prey terbilang memiliki layer yang kurang tebal. Konflik utama dari filmnya sendiri acap kali tertindih dengan konflik-konflik sampingan dari ceritanya. Hal ini sangat disayangkan karena penonton menjadi kurang fokus dengan apa yang sebenarnya ingin diceritakan.

Birds of Prey terselamatkan oleh kualitas akting Margot Robbie yang semakin menggila ketika kostum Harley Quinn sudah terpasang. Margot membuktikan kelasnya sebagai aktor berbakat dengan berbagai gaya unik di luar akal nalar yang memang sudah menjadi ciri khas dari karakternya.

Jika pun memang ada yang layak dipuji, maka pujian itu sudah seharusnya menjadi milik departemen kostum dan makeup. Berbagai busana penuh warna yang ditampilkan, kebanyakan mengacu pada gaya era 80an dan 90an, membuat film ini menjadi lebih berkesan.

Penasaran dengan kisah Harley Quinn setelah putus cinta dengan Joker? Saksikan Birds of Prey yang sudah tayang di bioskop-bioskop di Indonesia.

1
2
BERITA FOTO
+ 4

Momen Kobe Bryant Bersama Eks Pemain Chelsea

Kobe Bryant bersama Didier Drogba.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini