nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Merasa Dicurangi, Istri Abdee Negara Datangi Pengadilan Agama Jaksel

Vania Ika Aldida, Jurnalis · Senin 13 Agustus 2018 16:19 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 08 13 33 1935890 merasa-dicurangi-istri-abdee-negara-datangi-pengadilan-agama-jaksel-Xb0kZxz7E8.jpg Foto: Dok Okezone

JAKARTA - Istri Abdee Negara, Anita Desy Farida, tiba-tiba datang ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan usai jam makan siang. Ditemani kerabatnya, ia mengaku merasa dicurangi dan tidak terima dengan putusan yang dibacakan Majelis Hakim dalam persidangan pagi tadi.

Menurutnya, ia sama sekali tidak mendapatkan surat pemberitahuan apalagi konfirmasi mengenai kapan sidang selanjutnya yang beragendakan pembacaan putusan akan dilakukan. Oleh karenanya, ia mengajukan protes kepada Majelis Hakim atas putusan yang telah dibacakan pagi hari tadi tanpa kehadirannya di ruang sidang.

"Dia kan yang gugat saya, seharusnya dia yang nelpon saya dong. Seharusnya tadi saya kemari tapi tidak ada dia telepon. Jadi aku bilang aku dicurangin dong, dicurangilah, enak saja," ungkap Anita yanh ditemui di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Senin (13/8/2018).

(Baca juga: Bukan Karena Wanita Lain, Abdee Negara Ungkap Alasan Ceraikan Istrinya)

"Aku tahu aku pasti kalah, tapi caranya jangan begini. Sudah saya enggak ada pengacara. Saya dirumah memang, nungguin, kok enggak ada panggilan atau apa. Untung ada wartawan yang telepon saya," sambungnya.

Meluruskan pernyataan Anita Desy Farida, yang mengatakan bahwa dirinya merasa dicurangi, Humas Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Jarkasih, angkat suara mengenai prosedur persidangan. Menurutnya, apabila pemohon dan termohon sama-sama datang dalam persidangan sebelumnya, kemudian majelis hakim menentukan tanggal kapan sidang selanjutnya akan digelar, hal tersebut dapat dikatakan sebagai bentuk panggilan kepada kedua belah pihak hadir disidang berikutnya.

(Baca juga: Istri Sempat Tak Tahu Abdee 'Slank' Berobat ke Singapura)

"Enggak ada curang. Sudah dikasih tahu (dipersidangan sebelumnya), cuma barangkali kesalahan pemahaman. Kami juga tidak tahu, tapi yang jelas ketika ditanggal sebelumnya hadir semua maka tidak perlu dipanggil para pihak, cukup diberitahu penundaan sidang itu di dalam sidang," papar Jarkasih.

"Kalau tidak hadir dipersidangan sebelumnya, baru secara formal dipanggil (melalui surat) oleh juru sita," tandasnya.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini