nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jurnal Kurt Cobain Dipajang di Museum, sang Anak Enggan Membaca

Nur Chandra Laksana, Jurnalis · Selasa 31 Juli 2018 13:34 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 07 31 205 1929766 jurnal-kurt-cobain-dipajang-di-museum-sang-anak-enggan-membaca-UruhQS9jn4.jpg Foto: The Sun

LOS ANGELES - Pameran ‘Growing Up Kurt Cobain’ kembali digelar. Kali ini, museum Style Icons in Co. Kildare di Irlandia pun menjadi tuan rumah dari pameran yang menampilkan barang-barang milik Kurt semasa hidupnya.

Bermacam-macam barang pun turut ditampilkan. Dan bahkan, beberapa barang intim seperti jurnal pribadi milik Kurt ditampilkan dalam pameran tersebut dengan seizin keluarga, terutama sang istri Courtney Love.

Meski ditampilkan di dalam pertunjukan, putri Kurt, Frances Bean Cobain mengatakan bahwa dia tidak akan pernah membaca jurnal ayahnya. Dia pun sempat menyesalkan keputusan sang ibu untuk mempublikasikan jurnal itu pada 2002 silam.

(Baca juga: Ini Alasan Frances Bean Kerap Kutip Pesan Bunuh Diri Kurt Cobain)

“Saya tidak memeriksa jurnal-jurnalnya. Rasanya terlalu intim,” kata Francis seperti dikutip dari laman NME, Selasa (31/7/2018).

“Saya benar-benar menyesal bahwa ibu saya, Courtney Love menempatkan mereka di sana. Saya tahu itu caranya untuk menyumbangkan pemikiran pribadinya dan saya tahu bahwa orang-orang benar-benar ingin mengetahui hal itu,” lanjutnya.

(Baca juga: Barang Memorabilia Kurt Cobain Akan Dipajang di Museum)

 Dia juga merasa tak pantas menampilkan pemikiran seseorang yang sudah meninggal. Dia merasa hal tersebut terasa terlalu intim.

“Saya tidak bisa membayangkan mati dan membiarkan orang tahu pikiran saya yang intim. Ini pelanggaran privasi, saya rasa itu tidak pantas terutama karena dalam seninya dia memutuskan untuk tidak memadamkan pemikiran itu,” jelasnya.

”Sebagai seorang seniman, Anda menandatangani kontrak tak tertulis yang menempatkan seni Anda ke dalam kepemilikan orang lain. Itu adalah kesepakatan untuk menjadi seorang seniman. Saya sangat menikmati seninya tetapi saya merasa jauh lebih sulit untuk terhubung ke jurnal pribadinya. Rasanya seperti sebuah pelanggaran privasi bagi saya. Dan saya tidak tahu apakah dia ingin orang-orang membaca semua pemikiran pribadi, dalam, dan gelap,” sambungnya.

Sekedar informasi, Frances merupakan anak satu-satunya dari Cobain dan Love. Dia baru berusia 20 bulan ketika ayahnya bunuh diri pada tahun 1994, dimana dia sedang ada di puncak ketenaran Nirvana di usia 27 tahun.

Saat ini, Frances sedang mempersiapkan beberapa lagu single dan album miliknya. Namun sayang, hingga saat ini masih belum diketahui kapan dia akan meluncurkan lagu dan albumnya kepada para penggemarnya.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini