nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ibadah Itu Menyenangkan, Cara Meisya Siregar Ajarkan Anak Berpuasa

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Sabtu 19 Mei 2018 09:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 05 19 33 1900128 ibadah-itu-menyenangkan-cara-meisya-siregar-ajarkan-anak-berpuasa-3D9vFr3XpI.jpg Keluarga Meisya Siregar dan Bebi Romeo (Foto: Instagram)

JAKARTA - Presenter cantik, Meisya Najelina Siregar mengaku bersyukur anaknya yang terlatih berpuasa. Pasalnya, sudah empat kali bulan Ramadan, anaknya bernama Lyrics Syabila Mu Saqeena tidak pernah batal puasanya.

"Kalau (anak) yang paling gede sih alhamdulillah ya ini udah tahun keempat dia puasa full," katanya saat ditemui di Grand Indonesia, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Istri dari komposer ternama Bebi Romeo ini mengajarkan buah hati sejak berumur delapan tahun. dan hingga saat ini Syabila yang sudah menginjak 12 tahun puasanya belum pernah batal.

 Keluarga Bebi & Meisya Siregar, Foto: Instagram

(Baca Juga:Makanan Wajib Keluarga Meisya Siregar saat Bulan Puasa)

(Baca Juga:Enda Ungu Gelar Sayembara Cari Penghina Keluarganya)

"Jadi dari umur delapan tahun dia udah mau belajar puasa full. Alhamdulillah (puasanya) enggak bolong-bolong, dan sekarang di umur 12 tahun dia kan belum menstruasi jadi mudah-mudahan ini tahun keempat dia puasa full," tuturnya.

Meisya menegaskan dalam mendidik anak-anaknya untuk beribadah tidak pernah memberikan iming-iming. Meisya lebih menerapkan kepada anak-anaknya bahwa beribadah itu sangat menyenangkan dan dapat memuaskan diri.

"Kalau aku tuh penginnya ngajarin anak-anak puasa bukan karena 'ada udang di balik batu' kayak mengharapkan hadiah, ingin imbalan atau apa segala macam, kita harus bikin sesuatu yang menyenangkan. Caranya adalah memberikan pandangan kepada mereka bahwa puasa, ibadah itu menyenangkan lho. Menyenangkannya apa? Ya cobain aja dulu," tegasnya.

Keluarga Bebi & Meisya Siregar, Foto: Instagram

Didikan itu berlaku juga kepada anak keduanya, Song Louisa Mu'Khadijah. meski ibadah puasanya secara bertahap. Louisa mengaku dirinya sangat puas dapat menahan nafsu.

"Kalau aku ngajarin ke anak kedua, Louissa, aku bilang bahwa kalau dia bisa kuat puasa melewati waktu Zuhur, maka dia akan tahu enaknya puasa itu apa. Bahwa ketika kita bisa menahan lapar, haus, marah dan sebagainya, ternyata itu menyenangkan ya. jadi ada rasa kepuasan di dalam hati, 'Yeah Bunda, aku berhasil men-challenge diri aku. Aku bisa sampai Zuhur'. Nah besoknya Louissa coba lagi sampai waktu Ashar," lanjutnya.

"Jadi aku ajarin mereka dengan cara yang fun aja dulu deh. Aku kasih mereka pemahaman yang dalam imajinasinya seru, it's like a game gitu. Nah kalau Louissa pintar bisa puasa full, Bunda mau kasih hadiah tapi jangan jadikan hadiah itu sebagai patokan untuk berpuasa. Ini kebaikan bunda karena Bunda tahu bahwa Louissa udah trying hard banget buat nahan lapar, nahan haus, jaga sikap, berbuat baik, sopan dan lain sebagainya," tutupnya.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini