Share

Fadlan Diduga Terlibat Kasus Penipuan Properti Senilai Rp7 Miliar

Adiyoga Priambodo, Jurnalis · Jum'at 27 April 2018 19:59 WIB
https: img.okezone.com content 2018 04 27 33 1892225 fadlan-diduga-terlibat-kasus-penipuan-properti-senilai-rp7-miliar-MXz5el6Voh.jpg

JAKARTA - Kabar kurang menyenangkan kembali datang dari pasangan Lyra Virna dan Fadlan Muhammad. Usai Lyra Virna jadi tersangka kasus pencemaran nama baik dalam konflik dengan ADA Tour, kini giliran Fadlan yang tersandung masalah hukum. Dia dikabarkan terlibat dalam kasus penipuan sebesar Rp7 miliar.

"Fadlan ini kan sebagai Dirut di PT. Penta Berkat. Nah di struktur pembentukannya berbadan hukum. Dirut Fadlan, komisaris ibu Rachmawati Soekarnoputri. Korbannya 27 orang. Total kerugian mencapai kurang lebih Rp7 miliar," ujar Nuning Tyas selaku kuasa hukum salah satu korban penipuan yang masih dirahasiakan identitasnya, saat dihubungi awak media, Jumat (27/4/2018).

Lebih lanjut Nuning menjelaskan, dugaan penipuan yang dilakukan Fadlan terkait pembangunan condotel di Batu, Malang, Jawa Timur.

Hasil gambar untuk LYRA VIRNA OKEZONE

"Dijanjikan (bangun) condotel, korban-korban-korban sudah investasi masukin duitnya ratusan juta, bahkan ada yang sampai Rp1,2 miliar," terang dia.

Namun hingga saat ini, condotel yang dijanjikan PT. Penta Berkat tak kunjung direalisasikan. Padahal menurut keterangan Nuning, perjanjian pembangunan condotel sudah disepakati sejak empat tahun lalu.

Baca  Juga :  Bersiap, Film Ayu Ting Ting dan Boy William Hadir saat Lebaran

Baca  Juga :  Ditantang Biayai Umrah Korban Travel, Ini Jawaban Okky Lukman

"Jadi korban-korban ini kasihan, terkatung-katung selama empat tahun. Enggak ada pengembalian," katanya.

 Hasil gambar untuk LYRA VIRNA OKEZONE

Melihat banyaknya jumlah korban serta total kerugian, pihak-pihak yang dirugikan menyatakan siap menempuh jalur hukum. Namun untuk saat ini, Nuning mengaku masih menunggu itikad baik dari PT Penta Berkat maupun Fadlan Muhammad.

"Rencananya minggu depan akan ada mediasi dari PT Penta Berkat. Kalau dari saudara Fadlan sendiri belum ada komunikasi atau hubungin kita," pungkas Nuning Tyas.

 

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini