JAKARTA - Intan Ayu mencoba mendalami setiap pekerjaan yang dilakukan termasuk di dunia hiburan. Dirinya pun bekal ilmu untuk mereka yang mencoba peruntungan di dunia hiburan.
Karena bekal ilmu tersebut, wanita yang akrab di sapa Intan Ayu itu dipercaya untuk menjadi juri ajang pencarian bakat Me-Lody. Ia ingin anak didiknya bisa menjadi warna bahkan memberikan kualitas untuk dunia hiburan.
"Jadi mereka mencari beberapa talent. Ini bisa mewadahi talent-talent di mana pun secara digital dan nanti akan disalurkan ke label. Ya di sini gua juga bisa belajar. Pas gua ngasih masukan ke orang lain belajar soal industrinya lebih dalam lagi, satu hal yang baru. Buat gue menarik banget," ujar Intan Ayu saat ditemui di bilangan Condet, Jakarta Timur.
(Baca Juga: Ngotot Tolak Dicerai, Istri Abdee: Kita dari Susah, Sebelum Slank)
(Baca Juga: Nikita Mirzani Tegaskan Dirinya Belum Hamil)
Salah satu ilmu yang wajib diberikan kepada calon artis atau kontestan ajang pencarian bakat adalah visi. Hal ini yang menurut Tanayu jarang diberikan. Dengan mengetahui visi, jebolan ajang pencarian bakat bisa berkarya sesuai jalur.
Pencarian bakat kan sekejap naik, dan hilang. Kadang-kadang mereka kurang diberi pengetahuan soal visi," kata Tanayu.

"Selama ini kalau di acara pencarian bakat mereka sekedar dikasih bimbingan teknik bernyanyi aja, di situ mereka tidak dikasih pelajaran bagaimana bertahan di industri ini. Karena mereka butuh ditempa mentalnya," ujar lagi.
"Menjadikan ajang ini bergengsi dan menjanjikan bagi talenta musik untuk benar benar siap mengarungi hiruk pikuk nya dunia musik Indonesia," jelas Teguh Sanjaya, Founder Me-Lody (Co-Founder Girlband Cherrybell)
Soal karya terbaru, Intan Ayu membocorkan proyek yang akan dilakukannya tahun ini. "Tahun lalu rilis mini album. Mau rilis remix album sebentar lagi. Nanti mau bikin grup elektronik tapi perempuan semua. Akan ada satu DJ, vokal dua, si DJ nyanyi juga. Yang satu main keyboard. Namanya masih rahasia," jelasnya.
(aln)