nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

ACB Sudah Terima Endorsement, Tyas Mirasih Tak Terima Disebut Eksploitasi Anak

Adiyoga Priambodo, Jurnalis · Jum'at 16 Maret 2018 22:09 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 03 16 33 1874031 acb-sudah-terima-endorsement-tyas-mirasih-tak-terima-disebut-eksploitasi-anak-FC2E6AuT6X.jpg Tyas Mirasih (Foto: Instagram)

JAKARTA - Tyas Mirasih menjawab tuduhan eksploitasi anak yang ditujukan kepada dirinya. Tuduhan itu muncul usai Amandine Cattleya (ACB) kedapatan menerima endorsement di salah satu postingan Tyas di Instagram.

Ditemui usai memenuhi panggilan Komisi Perlindungan Anak Indonesia, Jumat (16/3/2018), Tyas menyebut Amandine memang sudah menerima endorsement sejak masih tinggal bersama ibunya.

"Kebetulan almarhumah itu Instagram-nya di lock, jadi enggak bisa dibuka. Dari Amandine masih kecil, saya sudah bantu untuk endorse-an," terang Tyas Mirasih.

"Mungkin karena enggak bisa dilihat. Tapi kalau mau dibuktikan bisa," lanjutnya.

(Baca Juga: Menikah Muda, Mimpi Melody JKT48 yang Belum Tercapai)

(Baca Juga: Trailer Baru Avengers: Infinity War, Lemahnya Captain America di Hadapan Thanos)

Lebih lanjut Tyas mengatakan, endorsement yang diterima Amandine juga tidak dapat dikategorikan sebagai bentuk eksploitasi terhadap anak. Sebab, endorsement tersebut hanya berupa pemberian barang.

"Memang sudah lama, dari almarhum (Sisil) masih hidup pun sudah sering foto endorse sama saya. Bukan suatu hal yang baru untuk Amandine menerima endorsement, dan itu semua tidak berbayar," kata Tyas lagi.

Terkait tuduhan eksploitasi anak yang ditujukan kepada Tyas Mirasih, salah satu anggota KPAI ikut memberikan tanggapan. Menurut wanita bernama Erlinda, tindakan endorsement tidak dapat dikategorikan sebagai eksploitasi terhadap anak.

"Kita meniti pada Singapura, karena kita juga tidak mau Amandine dianggap sebagai anak yang diduga dieksploitasi untuk ekonomi. Dugaan itu harus dipatahkan oleh pembuktian-pembuktian," beber Erlinda.

"Pada saat si anak tidak sekolah, bekerja lebih dari 8 jam, itu namanya eksploitasi. Untuk para publik, itu bisa kita buktikan secara hukum. Selama anak itu nyaman, seperti anak seorang penyanyi yang enggak saya sebutkan, dia jadi ambassador baju ternama kan enggak ada masalah pada saat itu. Ada pengawasan orangtua, orang dewasa, apalagi mbak Tyas kita tahu sepupu," pungkasnya.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini