Dia menambahkan, "Aku ingat, mengantre bersama temanku di sebuah apotek. Aku melihat seluruh barisan di belakangnya bergerak, padahal tak ada apa-apa di sana. Terkadang, kau mengalami hal seperti itu. Tubuh dan pikiranmu tak sinkron. Aku kira, aku mengidap skizofrenia."
Sebagai informasi, skizofrenia adalah gangguan mental kronis yang menyebabkan penderitanya mengalami delusi, halusinasi, dan perubahan perilaku. Penderita skizofrenia biasanya sulit membedakan antara kenyataan dan pikirannya.
Trainor menyadari, ada yang tak beres dengan dirinya. Namun saat itu, katanya, dia terlalu malu untuk mengungkapkan kepada orang-orang terdekatnya. "Tak ada siapapun yang bisa menolongku, karena itu hanya ada di dalam pikiranku," ujarnya.
Kini, menurut Trainor, dia menjalani hidup lebih baik dengan rutin menjalani terapi dan mengaplikasikan gaya hidup sehat. Dia menerapkan food cleanse dan rutin berolahraga. Hasilnya, Trainor sukses menurunkan 9 kilogram bobot tubuhnya.
"Setelah menjalani terapi selama berbulan-bulan, aku menyadari satu hal. Selama ini, aku tak menyayangi diriku. Untuk bisa terlihat menarik di depan kamera, aku menggunakan spanx (pakaian dalam untuk membentuk tubuh). Itu membuatku sangat tersiksa," katanya.