Image

Jalani Sidang, Gatot Brajamusti Tampil Berbeda Ketimbang Tahanan Lain

Adiyoga Priambodo, Jurnalis · Selasa 13 Februari 2018 15:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 02 13 33 1858900 jalani-sidang-gatot-brajamusti-tampil-berbeda-ketimbang-tahanan-lain-j4EG78Wuf6.jpg

JAKARTA - Bus tahanan yang mengangkut Gatot Brajamusti tiba di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (13/2/2018). Bersama rombongan tahanan, Gatot Brajamusti turun dari bus dan ikut mengantri untuk menunggu giliran masuk ke tahanan.

Pantauan Okezone di lokasi, Gatot Brajamusti tampil dengan setelan rapi. Berbeda dengan tahanan lain yang hanya memakai kaos, Gatot Brajamusti tampak mengenakan batik dengan corak warna hitam.

Dari gerak-geriknya, Gatot Brajamusti sama sekali tidak menunjukkan ekspresi tegang. Namun, Gatot Brajamusti juga sama sekali tidak berbincang dengan tahanan lain.

Satu-satunya interaksi yang ditunjukkan Gatot Brajamusti adalah saat ia bertemu tim kuasa hukumnya. Gatot Brajamusti tampak berpelukan dengan tim kuasa hukumnya disela perjalanan menuju ruang tahanan.

Baca Juga: MOVIE REVIEW: Black Panther dan Kebangkitan Kerajaan Wakanda

Baca Juga: Chadwick Boseman Kesulitan Bernapas dalam Kostum Black Panther

Seperti diberitakan, Gatot Brajamusti dijadwalkan mendengarkan pembacaan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) siang ini. Rencananya, JPU akan membaca tiga tuntutan langsung dari masing-masing kasus yang menyeret nama Gatot Brajamusti.

Diketahui, Gatot Brajamusti terseret kasus kepemilikan senjata api ilegal, kepemilikan satwa liar dan kejahatan asusila. Rentetan kasus itu terungkap usai Gatot Brajamusti diamankan di Mataram, Nusa Tenggara Barat atas kepemilikan sabu.

Untuk kasus kepemilikan sabu, Pengadilan Negeri Mataram telah memutus perkara Gatot Brajamusti dengan pidana penjara delapan tahun dan denda Rp 1 miliar. Namun, JPU yang tidak puas akan putusan tersebut langsung mengajukan banding.

Hasilnya, Pengadilan Tinggi Mataram menerima banding JPU. Hukuman pidana Gatot Brajamusti pun ditambah menjadi sepuluh tahun penjara.

 

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini