Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wesley Snipes Hampir Bintangi Black Panther di Tahun 1990-an

Ady Prawira Riandi , Jurnalis-Jum'at, 02 Februari 2018 |05:32 WIB
Wesley Snipes Hampir Bintangi <i>Black Panther</i> di Tahun 1990-an
Wesley Snipes (Foto: CBR)
A
A
A

LOS ANGELESBlack Panther akan menjadi film pembuka dari Marvel Cinematic Universe di tahun 2018. Film yang dibintangi oleh Chadwick Boseman tersebut siap melakukan debut di layar lebar pada tanggal 12 Februari 2018.

Jauh sebelum Black Panther dimasukkan ke dalam Marvel Cinematic Universe, Wesley Snipes rupanya pernah hampir membuat film pahlawan asal Wakanda tersebut. Pada tahun 1992, Snipes pernah ditawari untuk tampil sebagai T’Challa. Pengembangan cerita dan bahkan Stan Lee pun ikut membicarakan tentang pembuatan film ini.

“Kupikir Black Panther berbicara kepadaku karena dia memang mulia dan dia adalah antithesis dari stereotip yang disajikan dan digambarkan tentang orang Afrika, sejarah Afrika, dan keagungan kerajaan Afrika,” ungkap Snipes seperti melansir NME, Jumat (2/2/2018).

(Baca Juga: Jarang Dandan, Siti Badriah Akui Cuek soal Penampilan)

(Baca Juga: Tak Hanya Datang ke Palestina, Ini Dukungan Opick dan Melly Goeslaw untuk Al Quds)

“Banyak orang tidak tahu bahwa ada kerajaan Afrika yang fantastis dan menakjubkan – Mansa Musa (kaisar dari Kerajaan Mali Afrika Barat) dan beberapa orang terkaya di dunia jika dibandingkan dengan kekayaan orang saat ini. gagasan itu sangat menarik. Dan aku sangat suka ide tentang kemajuan teknologi. Kupikir pemikiran itu sangat visioner,” lanjutnya.

Selain itu, Snipes juga mengungkapkan bahwa sutradara Boyz N The Hood, John Singleton, tadinya akan menjadi sutradara Black Panther saat itu. Banyak terjadi perbincangan mengenai bagaimana akan menampilkan tokoh Black Panther di tahun 1992, namun Snipes sendiri memiliki visi untuk menampilkan karakternya dengan telinga kucing dan leotard.

“Saya berbaring dan membayangkan dirinya (Black Panther) seperti karakter yang kalian lihat saat ini. Seluruh dunia Afrika menjadi masyarakat tersembunyi, memiliki teknologi yang sangat maju, dilengkapi dengan jubah yang terbuat dari Vibranium,” kata Snipes.

Sayangnya, Black Panther tidak jadi dibuat film pada saat itu karena mereka tidak menemukan kombinasi naskah skenario yang cocok dan sutradara yang pas. Teknologi tinggi, seperti yang ada di dalam cerita komiknya, juga menjadi kendala besar karena Snipes dkk belum bisa menggambarkannya untuk disajikan ke penonton di layar lebar.

(aln)

Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement