Image

Main Film Meet Me After Sunset, Yudha Keling Jadi Anak Kampung Paling Gaul

Rima Wahyuningrum, Jurnalis · Kamis 11 Januari 2018, 16:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 01 11 206 1843551 main-film-meet-me-after-sunset-yudha-keling-jadi-anak-kampung-paling-gaul-gNBfen4xaM.jpg Yudha Keling (Foto: Instagram)

JAKARTA - Film romansa remaja Meet Me After Sunset yang dibintangi oleh Agatha Chelsea, Maxime Boutier dan Billy Davidson tak hanya hadirkan kisah percintaan tapi dijuga dibumbui unsur komedi. Seperti dengan menghadirkan komika sekaligus aktor Yudha Keling yang memerankan tokoh Dadang.

Yudha mengatakan bahwa dirinya memainkan peran sebagai anak yang super gaul di kampung. Hingga suatu hari ia dipertemukan dengan anak dari kota bernama Vino yang diperankan oleh Maxime Boutier.

(Baca Juga: IU Kenang Jonghyun 'SHINee' & Ingatkan Teman-Teman Artis di Pidato GDA Ke-32)

(Baca Juga: Ki Kusumo: Artis Baru Cari Sensasi Bakal Saling Serang di 2018)

"Gue jadi anak gaul di desa Ranca Upas. Di sana gue bikin vlog. Gua anggap Chelsea (Gadis) temen tapi dia enggak. Gue sebagai Dadang di merasa jadi anak gaul banget. Sampai ada anak kota Maxime (Vino) dateng jadi temenan," ujar Yudha dalam panggung meet and greet di SMA 46 Jakarta Selatan pada Kamis (11/1/2018).

Dalam memerankan tokoh Dadang tak mudah bagi Yudha memainkannya. Ia mengaku mengalami kesulitan dalam berinteraksi lantaran merasa kerap melakukan kesalahan.

"Kendalanya emang karena gue enggak hisa syuting, gue enggak enak sama yang lain. Gue salah terus," tambahnya.

Selain itu, komika berusia 33 tahun tersebut mengalami kendala bahasa. Mengingat set dan lokasi syuting berada di kawasan Jawa Barat, ia mengatakan bahwa harus mempelajari bahasa Sunda terlebih dahulu.

"Karena jadi anak kampung sana harus belajar bahasa Sunda jadi harus belajar dulu," tutupnya.

Meet Me After Sunset mengisahkan tentang persoalan romansa klasik dimana Gadis (Agatha Chelsea) harus berhadapan dengan dua orang pria yakni Bagas (Billy Davidson) dan Vino (Maxime Boutier). Menariknya, film ini memvisualisaikan kehidupan Gadis yang hanya bisa keluar di malam hari dengan keindahan alam disekitar yang disesuaikan dengan perasaan karakter.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini