nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Oprah Winfrey Banjir Dukungan jadi Presiden Pascapidato di Golden Globes

Lidya Hidayati, Jurnalis · Selasa 09 Januari 2018 11:14 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 09 33 1842161 oprah-winfrey-banjir-dukungan-jadi-presiden-pascapidato-di-golden-globes-xcgiwBJgl7.jpg Oprah Winfrey di Panggung Golden Globes 2018 (Foto: NBC)

LOS ANGELES – Oprah Winfrey mencuri perhatian dunia setelah kemenangannya di Golden Globes 2018 untuk penghargaan Cecil B. DeMille. Namun yang menarik perhatian bukanlah trofi yang diterima Oprah, melainkan pidato kemenangan yang diutarakannya.

Berbagai pihak menyebut pidato Oprah sangat inspirasional. Gara-gara pidato itu pula banyak orang mendukung dan berharap Oprah akan maju sebagai Presiden Amerika Serikat di pemilu mendatang.

- Baca Juga: Oprah Winfrey Raih Lifetime Achievement di Golden Globes 2018

Tak hanya netizen, rekan sesama artis dan public figure pun mendukung Oprah untuk ikut pemilu Presiden AS 2020. Seth Meyers yang bertindak sebagai host Golden Globes 2018 bahkan memprediksi Oprah tidak akan bisa lari dari tuntutan publik untuk maju sebagai presiden.

“Pada 2011, aku membuat sebuah lelucon untuk presiden kita saat ini di makan malam bersama di Gedung Putih, lelucon tentang bagaimana dia tidak memiliki kualifikasi menjadi presiden. Dan beberapa bilang malam itu, meyakinkannya untuk maju. Dan jika itu benar, aku hanya akan bilang, Oprah, kau tidak akan pernah menjadi presiden,” kata Meyers seperti dilansir CNBC, Selasa (9/1/2018).

Dukungan juga datang dari Meryl Streep. Peraih penghargaan Golden Globes tahun lalu itu terang-terangan mengatakan dukungannya untuk Oprah sebagai calon Presiden Amerika Serikat 2020.

“Aku ingin dia maju sebagai presiden. Aku pikir dia tidak punya niat (untuk mengumumkan maju sebagai presiden). Tapi sekarang dia tidak punya satu pilihan pun. Dia memimpin sebuah perusahaan besar. Dia bisa memimpin negara ini, alih-alih menjatuhkan negara ini,” tutur Streep.

Perkataan Streep memang ada benarnya. Oprah tidak punya niatan untuk mendeklarasikan diri maju dalam pemilu Presiden AS. Namun, peraih penghargaan Cecil B. DeMille kulit hitam pertama itu juga tak sepenuhnya menolak.

Menurut Stedman Graham, pasangan Oprah, host Oprah Winfrey Show tersebut selalu mendengarkan perkataan publik. Jika publik menginginkannya maju, maka itu yang akan dilakukan Oprah.

“Itu tergantung orang-orang. Dia jelas akan melakukannya (jika itu keinginan publik),” terang Graham.

Sekadar mengingatkan, Oprah mendapat dukungan untuk maju sebagai Presiden AS 2020 setelah pidato inspiratif dan mengharukannya di panggung Golden Globes 2018. Dalam acara yang digelar di Beverly Hilton, Beverly Hills, California itu, Oprah bicara tentang pelecehan seksual, persamaan derajat di Hollywood, hingga masa depan yang lebih baik bagi kaum wanita.

“Aku ingin semua gadis yang menonton saat ini tahu bahwa hari yang baru ada di kaki langit. Dan ketika hari baru itu akhirnya berakhir, itu karena banyak wanita luar biasa, mereka yang ada di ruangan ini malam ini, dan beberapa pria fenomenal, bertarung keras untuk memastikan mereka adalah pemimpin yang membawa kita ke waktu dimana tak satu orang pun lagi mengatakan, ‘Aku juga’,” ujar Oprah membahas kampanye “#MeToo” yang dilakukan di Hollywood sebagai bentuk tentangan kepada pelecehan seksual.

- Baca Juga: Lewat Program Ini, Berat Badan Oprah Winfrey Turun Belasan Kilogram

“Tahun ini kita menajdi cerita. Tapi, ini bukan sekadar cerita yang mempengaruhi industri hiburan. Ini adalah salah satu yang melewati budaya apapun atau tempat kerja mana pun,” pungkas Oprah.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini