Efek Merger dengan Disney, Masa Depan Animasi Fox Terombang-ambing

Lidya Hidayati, Jurnalis · Jum'at 15 Desember 2017 12:02 WIB
https: img.okezone.com content 2017 12 15 206 1830738 efek-merger-dengan-disney-masa-depan-animasi-fox-terombang-ambing-B9ylqEfqx0.jpg Keluarga Simpsons dan Mickey Mouse (Foto: CartoonBrew)

LOS ANGELES – Fox Century menutup 2017 dengan langkah besar setelah mencapai kesepakatan merger dengan Walt Disney Company. Perusahaan pimpinan Rupert Murdoch ini diakuisisi oleh Disney dengan harga transaksi USD52,4 miliar atau setara Rp711 triliun.

Merger Disney dan Fox ini dipastikan akan membuat perubahan besar bagi keduanya. Untuk Fox sendiri, masa depan film-film animasi mereka yang terus berkembang setiap tahunnya mulai menjadi pertanyaan.

Baca Juga: Disney Resmi Beli 21st Fox Century Seharga Rp711 Triliun

Baik Disney maupun Fox sama-sama memiliki rumah produksi animasi masing-masing. Disney memiliki Pixar dan Walt Disney Animation, sedangkan Fox Century adalah pemilik Fox Animation dan Blue Sky Studios.

Ada ketakutan jika Fox Animation dan Blue Sky Studios tak akan lagi mendapat tempat setelah merger Disney dan Fox ini. Benarkah merger ini berarti matinya masa depan film animasi dari Fexo Century?

“Mereka gugup,” ujar seorang sumber seperti dilansir Hollywood Reporter, Jumat (15/12/2017).

Berbagai prediksi diutarakan oleh para ahli. Beberapa pihak menyebut publik hanya bisa menunggu, karena terlalu dini untuk menduga-duga. Sementara pihak lain melihat Disney tak akan mematikan begitu saja ladang uang dari Fox Animation dan Blue Sky Studios.

“(Ini) adalah situasi menunggu dan melihat. Pada poin ini, belum ada cukup detail tentang apa yang mungkin terjadi untuk bisa membuat sebuah komentar,” kata Jason McLeod, perwakilan Animation Guild.

“Blue Sky adalah studio yang menghasilkan keuntungan. Jadi aku pikir Disney tak akan membiarkan mereka mati begitu saja,” tutur Tim Sito, profesor animasi USC.

Baca Juga: Fans Desak Disney-Fox untuk Membawa X-Men ke MCU

Meski begitu, Sito mengakui akan ada perubahan dalam peta perilisan film animasi dengan merger Fox dan Disney ini. Jika sekarang film-film animasi dari Pixar, Disney, atau Fox bisa rilis berdekatan, hal itu kemungkinan besar tak akan terjadi lagi di tahun-tahun mendatang.

“Saat ini, Ferdinand dari Blue Sky akan berhadapan dengan Coco milik Pixar dan The Star produksi Sony. Disney cukup cerdik dalam hal perilisan film animasi mereka sehingga tak saling membunuh satu sama lain. Aku berharap mereka akan mengubah tanggal dari film Blue Sky agar jauh dari produk Pixar dan Disney,” sambung Sito.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini