Image

Lindsay Lohan Ngebet Film Mean Girls Dibuatkan Sekuel

Risni Safitri, Jurnalis · Kamis 07 Desember 2017, 20:11 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 12 07 206 1826978 lindsay-lohan-ngebet-film-mean-girls-dibuatkan-sekuel-ea8v2Enxv0.jpg Lindsay Lohan. (Foto: Trend Chaser)

LOS ANGELESLindsay Lohan berharap sekuel Mean Girls segera digarap. Hal itu disampaikannya kepada E! News saat menghadiri pesta akhir tahun yang digelar sebuah media daring pada 6 Desember 2017.

“Aku berharap bisa menggarap Mean Girls 2. Seperti kau ketahui, Mark Waters adalah sutradara hebat. Begitupun dengan Tina Fey sebagai penulis skenario,” katanya.

Aktris 31 tahun itu menambahkan, “Tapi, kalau itu terjadi, aku ingin Rachel McAdams juga terlibat! Aku ingin semua pemain (di musim pertama) kembali!”

Sayang, alih-alih menggarap sekuel Mean Girls, Tina Fey lebih memilih mengangkat kisah itu ke panggung Broadway. Sesuai rencana, pertunjukan musikal Mean Girls akan ditampilkan pada April 2018.

(Baca juga: Lindsay Lohan Rindu Berakting)

Selain berkeinginan bermain dalam Mean Girls 2, Lohan mengungkapkan rencananya kembali ke dunia akting pada 2018. “Musim panas lalu, aku membaca buku berjudul The Honeymoon. Aku rasa, itu bagus dibuat film atau serial,” katanya.

Lohan diketahui berada di Amerika Serikat sejak Senin (4/12/2017), setelah traveling ke sejumlah negara Eropa dan Timur Tengah. Keberadaan Lohan di tanah kelahirannya itu tak akan lama karena dia dipastikan menghabiskan libur Natal di Phuket, Thailand, sebelum kembali ke Dubai.

Perempuan kelahiran New York itu memang sempat mengejutkan penggemarnya saat memutuskan hijrah ke Dubai, Uni Emirat Arab, pada akhir 2016. “Aku bahagia dan berada di lingkungan yang sangat baik. Aku sangat mencintai hidupku saat ini,” ujarnya.

(Baca juga: Klarifikasi Lindsay Lohan tentang Harvey Weinstein)

Lohan menambahkan, sejak menetap di Dubai dia merasa hidupnya lebih berarti. “Di sana, tak ada kamera yang mengambil gambarku dan aku merdeka dalam hal privasi,” katanya.

Keputusan Lohan pindah ke Dubai, dilakukannya setelah mengklaim diri sebagai aktivis kemanusian serta mempelajari Alquran dan budaya Arab. “Impianku adalah menjadi harapan bagi banyak orang. Untuk alasan itu, aku berniat menyambangi Yaman dalam waktu dekat,” paparnya.

Lohan beralasan, dengan kondisi politik saat ini, masyarakat  Yaman tentu membutuhkan uluran tangan banyak pihak. “Orang-orang di sana membutuhkan bantuan. Aku ingin berkontribusi untuk mereka,” imbuhnya.

Seperti diketahui, pada Rabu (6/12/2017), Arab Saudi dan sekutunya melakukan serangan udara di Yaman, menyusul terbunuhnya Ali Abdullah Saleh pada 4 Desember 2017. Mantan presiden Yaman yang memerintah lebih dari 3 dekade itu tewas saat terjadi bentrokan antara kelompok pemberontak Houthi dan loyalisnya.

(SIS)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini