nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lewat Warrior, Joe Taslim Ungkap Pemahaman Whitewashing di Hollywood

Rima Wahyuningrum, Jurnalis · Selasa 24 Oktober 2017 15:53 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 10 24 206 1801426 lewat-warrior-joe-taslim-ungkap-pemahaman-whitewashing-di-hollywood-0VyKamRYR4.jpg Joe Taslim (Foto: Instagram)

JAKARTA - Keterlibatan Joe Taslim dalam serial hollywood Warrior yang berangkat dari ide milik legenda Bruce Lee memiliki kisah pahit dibaliknya. Hal itu diungkapkan oleh Shannon Lee, putri Bruce Lee, yang kini terlibat dalam proses produksi serial tersebut dengan membawa visi ayahnya.

- Baca Juga: Tak Pernah ke Salon, Titiek Puspa: Saya Artis Indonesia Paling Kampungan

Warrior adalah bentuk reboot dari serial KUNG FU yang telah tayang pada 1970 silam. Dilansir Yomyomf, Shannon berkisah bahwa serial dahulu tak seutuhnya menjalankan ide dari sang ayah lantaran menggunakan aktor berkulit putih.

 

Meski usianya masih kecil saat itu, ia pun melihat keganjilan saat menyaksikan tayangan yang berangkat dari kisah Asia diperankan oleh bintang Amerika berkulit putih dengan kostum dan dandanan yang dinilainya aneh.

Ia menambahkan bahwa sang ibu menyebutkan bahwa serial tersebut berangkat dari kerja keras ayahnya.

"Saat kecil, ada beberapa siaran yang mana KUNG FU sulit untuk dihindari. Aku menontonnya setiap menit dan berpikir 'ini aneh. Melihat pria putih didandani seperti biarawan Cina. Ibuku membahas acara itu dan betapa menyedihkannya bagi ayahku. Dia bilang ayah bekerja keras untuk itu," ujar Shannon.

Sementara itu, untuk serial Warrior akan diramaikan oleh sederet bintang berdarah Asia, seperti Andrew Koji, Olivia Cheng, Jason Tobin, Joe Taslim dan Hoon Lee dengan arahan sutradara Justin Lin dan Jonathan Tropper.

Warrior sudah menjalani syuting di Cape Town, Afrika Selatan sejak 22 Oktober 2017 untuk mengambil set Perang Tong, Chinatown, San Fransisco, Amerika Serikat.

Terkait fakta tersebut, Joe mengungkapkan pemahamannya dan menilai bahwa proyek yang kini dikerjakannya adalah penting bagi seluruh ras Asia untuk bisa mendapatkan kesetaraan di tanah Hollywood.

"Baru baca ini dan mengerti lebih banyak bahwa project Warrior ini sangat penting bukan hanya untuk satu atau sekelompok orang Asia, tapi untuk seluruh ras Asia yang sampai saat ini belom diperlakukan setara di Hollywood dalam hal kesempatan dan karir karena banyaknya 'whitewashing' yang dilakukan studio dan produser Hollywood sampai saat ini," tulis Joe dalam akun resmi media sosial Line.

- Baca Juga: Berada di Tengah Suku Maori, Joe Taslim Paling Rapi dengan Setelan Jas

Ini menjadi proyek serial produksi Amerika pertama Joe Taslim setelah membintangi beberapa film Hollywood seperti Fast & Furious dan Star Track Beyond. Tahun ini, ia disibukkan dengan dua proyek luar negeri seperti serial Warrio dan baru saja menyelesaikan film Korea perdanamya berjudul Swordsman.

(edh)

Berita Terkait

Joe Taslim

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini