nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Movie Review: Blade Runner 2049, Pembuktian Terbaik Dennis Villeneuve

Ady Prawira Riandi, Jurnalis · Jum'at 06 Oktober 2017 09:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 10 06 206 1789769 movie-review-blade-runner-2049-pembuktian-terbaik-dennis-villeneuve-l688YRHrUU.jpg Blade Runner 2049 (Foto: Ist)

JAKARTABlade Runner 2049 menjadi salah satu film yang paling dinantikan di tahun 2017. Banyak faktor yang membuat film ini sangat dinantikan oleh para penikmat film di seluruh dunia.

Faktor pertama yang membuat film ini sangat dinantikan adalah karena film ini merupakan sekuel dari film Blade Runner yang dirilis di tahun 1982. Butuh waktu selama 35 tahun hingga film ini akhirnya merilis sebuah sekuel. Tentu saja semua orang menaruh ekspektasi tinggi untuk melihat hasilnya.

(Baca Juga: Merasa Tak Dihargai, Ruben Ngamuk ketika Keluarga Jupe Diberi Harga Minim saat Hadiri Acara Penghargaan)

(Baca Juga: Dituduh Hina Panglima TNI, Nikita Mirzani Telusuri Identitas Penyebar Fitnah)

Faktor kedua adalah film ini dibintangi oleh bintang-bintang kelas A Hollywood. Sebut saja ada Harrison Ford, yang merupakan bintang utama di film pertamanya, lalu ada Ryan Gosling, Jared Leto, dan bahkan Dave Bautista.

Faktor ketiga adalah sutradara Dennis Villeneuve. Siapa yang tak kenal dengan sutradara satu itu. Karya-karyanya seperti Prisoners, Sicario, atau bahkan film terakhirnya Arrival selalu mendapat respons baik dari para kritikus film dunia.

Dennis sendiri sebenarnya bukan tipikal sutradara yang ingin menggarap sebuah sekuel film. Namun, ia akhirnya mau menenggelamkan egonya setelah melihat naskah skenario dari Blade Runner 2049. Ia sadar betul bahwa tanggung jawab besar dipikul olehnya karena harus mampu memuaskan para penggemar dari film sebelumnya.

“Aku tahu setiap penggemar yang datang ke bioskop akan membawa tongkat baseball. Aku sadar akan hal itu dan menghormatinya, dan itu tak masalah karena bagiku itu adalah sebuah seni. Seni adalah resiko dan aku harus mengambil resiko itu,” ujarnya dalam sebuah wawancara.

(Baca Juga: Lelah Kena Kasus Hukum, Nikita Mirzani Putuskan Ganti Nama)

(Baca Juga: Pole Dance, Hobi Jiyeon 'T-ara' yang Bikin Gerah )

Dengan segala pengalaman dan kemampuannya dalam menggarap film sci-fi, Dennis pun menjawab keraguan para penikmat film dengan sebuah jawaban tegas. Blade Runner 2049 adalah sebuah mahakarya. Dennis berhasil memvisualkan skenario bagus yang dibacanya menjadi sebuah film indah dari segala aspek film.

Aspek visual menjadi salah satu bagian terbaik dari film ini. Sinematografinya terasa sangat menawan. Efek CGI yang digunakan pun terasa lebih baik dari film-filmnya yang terdahulu. Beberapa detail film ini pun patut mendapat pujian meski tidak semuanya merupakan sebuah ide baru di dunia film. Sebagai film yang mengambil setting masa depan, Blade Runner 2049 menampilkan banyak elemen yang dipercaya akan ada pada tahun tersebut. Mobil terbang, iklan hidup, teknologi canggih, atau bahkan detail kecil seperti sebuah tampilan keyboard computer terbaru.

Tak hanya dari segi tampilan, segi cerita pun menjadi salah satu bagian yang bagus untuk dinikmati. Semuanya mengalir dengan indah disertai dengan adegan-adegan yang menarik. Kualitas akting dari para pemainnya pun tak usah diragukan lagi. Blade Runner 2049 merupakan sebuah paket komplet untuk dinikmati para pencinta film.

Ryan Gosling berperan sebagai Opsir K, seorang Blade Runner yang terjerumus ke dalam sebuah kasus langka di tahun 2049. Kasus ini membawanya menemukan banyak hal baru, termasuk bertemu dengan Rick Deckard (Harrison Ford).

Satu-satunya kekurangan dari film ini bisa dikatakan adalah durasinya yang terlalu panjang. Film ini memakan waktu selama 2 jam 43 menit. Sebuah durasi yang sangat jarang ditemukan untuk sebuah film sci-fi. Kendati demikian, durasi lama ini dirasa wajar karena Dennis ingin menghubungkan cerita dari film sebelumnya agar para penggemar tidak kecewa dengan karyanya.

Secara keseluruhan, Okezone memberikan nilai 8 untuk film Blade Runner 2049. Film ini menjadi salah satu film wajib tonton di bulan Oktober 2017.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini