Share

Anak Hugh Hefner Siap Pegang Kendali Playboy, Seperti Apa?

Tachta Citra Elfira, Jurnalis · Kamis 28 September 2017 19:17 WIB
https: img.okezone.com content 2017 09 28 33 1785040 anak-hugh-hefner-siap-pegang-kendali-playboy-seperti-apa-bINLMNslOY.jpg Cooper Hefner (Foto: Hollywoodreporter)

CALIFORNIA – Pendiri majalah Playboy Hugh Marston Hefner dikabarkan sudah menutup usia. Lalu, setelah menutup mata di usia 91 tahun, siapa yang akan memimpin majalah yang begitu eksotis?

- Baca Juga: Paris Hilton Sebut Bos Playboy Seorang Legenda

Ya, baru-baru ini beredar kabar bahwa putra bungsu Hugh Hefner akan menggantikan posisi sang ayah, dan memegang tonggak majalah tersebut.

Adalah Cooper Hefner, putra mendiang yang siap meneruskan hegemoni Hug Hefner.

Cooper bersandar pada masa lalu, saat ia merencanakan masa depan untuk Playboy, sebuah startup yang baru saja mengubah konglomerat konvensional, dan sebuah merek yang menghasilkan lebih dari USD1 miliar penjualan, dan belum lama memiliki nilai ujar USD500 juta, akhir-akhir ini juga telah dipeluk erat dengan pesaing juga perusahaan lainnya. Rasanya ini terlalu berat untuk Cooper.

Majalah pada edisi Maret, menandai kembalinya Playboy menampilkan tunangan Cooper, yakni aktris Scarlett Byrne, berpose di salah satu dari model lainnya dan menulis sebuah artikel yang membingkai keputusannya sebagai tindakan feminis.

Gambar-gambar yang biasanya merupakan ektravaganza gloss tinggi, kini hanya menampilkan naturalisme artistik yang dimaksudkan untuk berkonotasi estetika yang dibudidayakannya.

“Ketelanjangan bukanlah masalah, begitulah yang disajikan,” ucap Cooper.

Sekarang, lembaran majalah yang telah dipoles itu berniat untuk bangun dan sadar akan kebutuhan abadi merek tersebut, dan untuk memprovokasikan secara intelektual juga seksual.

Itu merupakan salah satu yang tak berputar di sekitar orang tuanya.

"Ayahnya, saat memulai bisnisnya berhasil karena dia menemukan cara untuk secara unik berbicara dengan para remaja putra saat itu. Cooper mengenali maksud ayahnya, dan dia juga punya perasaan untuk melakukannya, dengan caranya sendiri," ungkap anggota dewan Dick Rosenzweig, yang telah terlibat dengan Playboy selama 59 tahun.

Cooper memang cepat menandai jarak dari wanita terkenal milik ayahnya, tapi keduanya memiliki banyak kesamaan, termasuk hal politik progresif. Cooper pun telah berpikir untuk mencalonkan diri, namun ia percaya bahwa afiliasinya dengan perusahaan hiburan dewasa, kemungkinan akan membuatnya tak dapat dipilih.

"Saya seorang liberal, dan saya memiliki masalah nyata dengan pihak konservatif merasa seperti mereka memiliki militer," ujar Cooper, yang bergabung dengan California Cadangan Negara Militer pada Januari.

Pria berusia 26 tahun itu juga mencari nasihat dari saudara laki-lakinya, saudara tirinya Christie (64), yang mengelola perusahaan tersebut selama lebih dari dua dekade dan berakhir pada 2009.

"Dia dapat berhubungan dengan situasi ini lebih dari yang dapat dilakukan seseorang," kata Chooper.

Sementara itu, Playboy telah memperlengkapi kembali upaya media barunya, yang beberapa waktu bergemuruh menghadai saingannya. Cooper mengakui bahwa Vice Media menangkap imajinasinya dari demografi dengan berkompetisi secara agresif, sementara Playboy sedang dalam status krusial.

Namun, ia mencatat bahwa sekarang Vice didukung oleh 21st Century Fox dan Disney. Melihat hal itu, Khon langsung bertindak menghentikan sejumlah staf digital yang berpaling dari mengejar apa yang ia rasakan sebagai hasil iklan online yang semakin berkurang.

- Baca Juga: FOTO: Tangis Pamela Anderson Pecah Kenang Kebaikan Bos Playboy

"Ya, ada komponen gaya hidup untuk Playboy, tapi ini benar-benar sebuah filosofi tentang kebebasan. Dan sekarang, karena sejarah berulang dengan sendirinya secara real time, saya ingin Playboy menjadi pusat percakapan itu,” jelas Cooper seperti dikutip dari Hollywood Reporter, Kamis (28/9/2017).

(edh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini