JAKARTA - Ketertarikan para siswa SMK Muhammadiyah 1 Klaten Utara memang tidak bisa disembunyikan ketika berkunjung ke dapur produksi MNC Animations, Rabu 27 September 2017. Namun, hal itu rupanya merebak ke tenaga pengajar sekalipun.
Hal ini diakui salah satu guru sekaligus pendamping mereka, Antoni Ismail, setelah melihat proses pembuatan animasi KIKO di komplek MNC Studios, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Ia mengungkap bahwa pihak tenaga pengajar di sekolahnya akan segera menambah mata pelajaran animasi untuk mempersiapkan anak-anak didiknya turut andil dalam industri animasi dalam negeri, apalagi mengingat bahwa mereka masih sangat awam tentang dunia animasi.
”Untuk mata pelajaran, kita belum ada. Makanya dari kita, TKJ (Teknik Komputer Jaringan) dan RPL (Rekayasa Perangkat Lunak), harapan kami setelah mengadakan kunjungan ini kita akan mempersiapkan materi untuk animasi, nanti kita akan menyiapkan PC-PC ataupun software-software yang mendukung untuk animasi ini,” ungkap Antoni.
Pantauan Okezone, para siswa sudah menanyakan berbagai hal mulai dari perangkat lunak (software) yang digunakan dan kesempatan bekerjasama dengan MNC Animations sejak sesi presentasi awal. Mereka pun tetap mengambil catatan setelah melihat para kru, mulai dari proses pembuatan karakter hingga bagaimana sebuah episode bisa ditayangkan di televisi setelah melalui suntingan editor.
”Pastinya kaget, karena di sini kita masih awam untuk dunia animasi. Harapan kami karena kami dari jurusan TKJ dan RPL dan ini masih jauh dari jurusan animasi, harapan kami sebagai pemicu kami untuk belajar lagi bidang animasi, jadi ke depannya semoga anak-anak lebih famiiar untuk bidang animasi,” sambung Antoni.
Hal ini pun dipandang sesuai tujuan MNC Animations sendiri. Head of Business Development MNC Animations, Suhendra Wijaya mengungkap bahwa kunjungan itu juga berguna bagi industri animasi dan MNC Animations sendiri, setidaknya untuk membuat anak-anak muda tertarik ke industri animasi Indonesia yang tergolong masih kecil.
“Kita sendiri lebih ingin semua animasi nantinya dibuat langsung oleh tim Indonesia, anak-anak Indonesia. Jangan lagi kita memasukkan produk luar negeri lagi, tepatnya,” ucap Suhendra.
(edi)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri