Belum cukup, data US Weekly juga mengungkap bahwa King pernah menderita kanker prostat di usia 70-an. Namun kankernya itu ditangani dengan radiasi bukan operasi.
Sementara itu di acara ‘Extra’ yang dipandu Mario Lopez, King berharap cerita soal penyakitnya itu bisa menjadi pelajaran bagi orang lain. Di acara itu dia mengatakan bahwa orang-orang yang terbiasa merokok harus rutin memeriksa kesehatannya.
“Alasan saya mengungkap ini ke publik untuk menyampaikan, lakukan pemeriksaan X-ray dada. Saya merokok selama 30 tahun, tiga bungkus sehari. Setelah serangan jantung saya tidak pernah merokok lagi,” ungkapnya, di acara itu.
Lebih lanjut King mengungkapkan, dunia penyiaran tetap menjadi bagian dari hidupnya bagaimanapun kondisinya. Bahkan ia mengatakan bisa saja meninggal dunia saat siaran.
“Saya sudah berjuang melawan berbagai macam penyakit. Saya mungkin saja meninggal saat siaran. Tapi saya tidak punya rencana untuk pensiun. Saya tidak pernah merasa lebih baik dari sekarang ini,” pungkasnya. Demikian seperti dilansir Eonline.
(edi)