nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gara-Gara Komentar Chansung "2PM", Solbi Dikecam Netizen

Tachta Citra Elfira, Jurnalis · Kamis 07 September 2017 12:58 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 09 07 33 1771094 komentari-kasus-kekerasan-siswa-personel-2pm-dikecaman-netizen-7lQ7KwW5Gb.jpg Chansung (Foto: Allkpop)

SEOUL - Kasus bullying kerap terjadi di sekolah. Para siswa satu sama lain saling mengejek dan berakhir dengan kekerasan. Tak sedikit ditemukan sang korban mengalami trauma yang mendalam. Belum lama kejadian serupa juga terjadi di Distrik Sasang, Busan.

Mendapati laporan dari Soompi, Rabu 6 September 2017, pada 1 September lalu, terungkap bahwa siswa sekolah menengah pertama (SMP) yang dijuluki A dan B menyerang siswa yang bernama C di dekat sebuah pabrik yang terletak di Distrik Sasang, Busan.

(Baca Juga: Chansung '2PM' Ajak Fans Ikut Pemilu)

(Baca Juga: Ssst! Taecyeon '2PM' Diam-Diam Jalani Wajib Militer Mulai Hari Ini)

Meskipun tidak ada ancaman bagi kehidupan korban C, banyak yang mengungkapkan kekhawatiran terhadap kejadian yang merugikan tersebut.

Salah satunya adalah Chansung anggota 2PM yang ikut angkat bicara mengenai insiden penyerangan siswa tersebut.

Chansung mem-posting sebuah artikel di akun Twitter-nya tentang wawancara ibu korban dengan judul ‘Jika Anda adalah manusia, Anda tidak seharusnya seperti ini.”

Dalam wawancara tersebut, ibu korban mengungkapkan bahwa pelaku bahkan tidak meminta maaf sama sekali.

Chansung men-tweet tentang kejadian di tempat lain,”Negara secara hukum melindungi penyerang karena mereka terlalu muda dan tidak dapat membuat keputusan yang benar. Saya mengerti, tapi hukumannya menjadi tidak terlalu signifikan karena alasan ini. bukankah ini alasan mengapa tidak ada kesadaran penuh atas apa yang telah dilakukan?.”

Dia menambahkan,”Pertobatan hanya bisa dilakukan bila seseorang menyadari apa yang dilakukan itu salah. Tapi apakah mereka sadar seberapa besar kesalahan yang mereka buat?.”

Sebelumnya, penyanyi Solbi juga berkomentar mengenai kasus yang sama. Seperti Chansung, ia juga mendapat kecaman dari para netizen.

(Baca Juga: Krakkk, Personel 2PM Alami Patah Tulang Setelah Jatuh dari Panggung)

(Baca Juga: 2PM Jadi Bintang Tamu di Yoo Hee Yeol's Sketchbook)

Solbi mengungkapkan lewat akun Instagram-nya dengan mengunggah gambar dua siswa yang terlibat, beserta pemikirannya tentang kejadian tersebut.

“Masyarakat saat ini terlalu banyak kasus kenakalan remaja. Dalam kekerasan di sekolah, ada korban, penyerang, dan pengamat. Saya pikir kita semua memiliki beberapa tingkat tanggung jawab (untuk insiden seperti ini). Demi para siswa yang harus menjadi penyerang agar tidak menjadi korban, penting untuk mengatasi dan mengendalikan isu kekerasan sekolah. Perlu diketahui bahwa kejahatan semacam itu adalah salah satu tingkat tinggi,” tulis Solbi.

Lanjutnya,”Saya berharap melalui rasa sakit siswa ini, tidak akan ada orang lain yang harus mengalami rasa sakit yang sama. Kuharap dia cepat sembuh.”

Beberapa netizen yang melihat unggahan Solbi sangat setuju. Namun, beberapa netizen lainnya mengkritik Solbi karena kata-kata yang dia unggah sangat tidak pantas.

“Anda mengatakan bahwa itu tanggung jawab setiap orsng, berarti Anda tidak memikirkan sisi korbanm dan itu berarti pelakunya adalah masyarakat, dan ini semua kesalahan kita? Jika keluarga korban melihat ini, betapa marahnya mereka,” ujar salah satu netizen yang kontra terhadap tulisan Solbi.

Netizen lainnya menganggap bahwa Solbi hanya mencari perhatian publik saja,”Jika Anda tidak dapat memahami situasinya, maka diamlah saja. Anda menulis posting-an semacam ini hanya untuk menarik perhatian.”

Setelah mendapati komentar tak mengenakan itu, akhirnya Solbi menghapus posting-an tersebut dan meminta maaf.

“Bertentangan dengan maksud saya, kata-kata saya membuat banyak orang tidak nyaman. Saya minta maaf. Mungkin sama dengan orang lain, saya sangat terkejut saat pertama kali membaca tentang kejadian yang malang itu. Jadi, itulah sebabnya saya secara emosional mem-posting apa yang saya pikirkan, dan ini menjadi sumber kesalahpahaman,” ungkap Solbi dalam akun Instagram-nya.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini