Share

Hilangkan Trauma Teror Bom, Musisi Asal Inggris Gelar Konser di Manchester Arena 9 September 2017

Sumarni, Jurnalis · Kamis 17 Agustus 2017 02:00 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 17 205 1757462 hilangkan-trauma-teror-bom-musisi-asal-inggris-gelar-konser-di-manchester-arena-9-september-2017-I6fH8RBDVF.jpg Noel Gallagher (Foto: NME)

MANCHESTER - Insiden berdarah di konser Ariana Grande yang berlangsung di Manchestsr Arena masih meninggalkan luka mendalam. Namun bukan berarti aktivitas musik di stadium terhenti begitu saja. Para musisi tengah mempersiapkan agar dapat kembali menggelar pesta musik di sana.

Konser bertajuk “We Are Manchester” itu pun diumumkan akan diadakan pada 9 September 2017. Sejumlah penyanyi berbakat asal Inggris dipastikan bergabung dalam pertunjukkan tersebut. Beberapa di antaranya yakni Noel Gallagher's, High Flying Birds hingga solois Rick Astley.

(Baca Juga: Pengacara Ridho Rhoma Anggap Keterangan Saksi sebagai Rekayasa)

(Baca Juga: Ridho Rhoma Siap Hadirkan Saksi Ahli Narkoba ke Persidangan)

Pasalnya, usai kejadian mengerikan tersebut terjadi sejumlah konser yang dijadwalkan bakal tampil di Manchester Arena dibatalkan begitu saja. Terhitung ada Linkin Park, Blink 128 sampai Celine Dion batal unjuk gigi di hadapan para penggemar di sana.

Tak mau semakin larut dengan trauma yang mendalam, manajer Manchester Arena, James Allen langsung bergerak cepat mengusung konser “We Are Manchester”. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Allen pasca-pengumuman konser.

"Kejadian Mei tidak akan pernah terlupakan. Tapi bukan berarti mereka menghentikan kita. Mari datang bersama untuk menikmati musik live," ujarnya.

Ia pun menambahkan, "Manchester Arena telah merayakan lebih dari 20 tahun menjadi tuan rumah beberapa konser musik terbesar sepanjang masa. Dan dampak ekonomi juga budaya terlihat signifikan. Ini menunjukkan bahwa warisan ini harus dilanjutkan."

Sebagaimana dikutip dari Billboard, seluruh hasil penjualan tiket konser nanti akan disumbangkan. Penggalangan dana itu dipersembahkan khusus kepada 22 orang yang tewas secara mengenaskan akibat ledakan dahsyat di konser Grande pada Mei lalu.

Sebelumnya Grande sendiri sebenarnya sempat menggelar konser amal bertajuk We Love Manchester yang menghasilkan dana lebih dari 18 juta euro. Namun konser tersebut bukan diadakan di Manchester Arena melainkan di stadion kriket Old Trafford Cricket Ground. 

Disamping itu, demi konser berjalan dengan lancar, pihak penyelenggara melarang penonton membawa tas besar. Tas lebih besar dari 35cm x 40cm x 19cm dilarang masuk. Keamanan berlapis pun disiapkan agar pertunjukkan selesai tanpa hambatan yang berarti.

(Baca Juga: Sidang Lanjutan Ridho Rhoma Digelar, Jaksa Hadirkan Dokter BNN)

(Baca Juga: Selain Sabu, Ridho Rhoma Ternyata Juga Konsumsi Alkohol dan Narkoba Jenis Lain)

Menurut wakil pemimpin Dewan Manchester City, Sue Murphy, pada 9 September nanti akan menjadi momentum kembalinya Manchester Arena sebagai tempat pertunjukkan musik yang spektakuler.

"Tidak ada yang akan melupakan kejadian mengerikan pada 22 Mei. Namun Manchester telah bereaksi dengan cinta, solidaritas dan tekad untuk terus melakukan hal-hal yang membuat kota ini semarak," pungkas Murphy.

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini