Omesh Semangati Anak-Anak The Voice Kids Indonesia dengan Cara Berbeda

Miftahul Khoiriyah, Jurnalis · Rabu 16 Agustus 2017 19:03 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 16 598 1757321 menjadi-saksi-di-belakang-panggung-ananda-omesh-berikan-semangat-anak-anak-the-voice-kids-indonesia-dengan-cara-berbeda-NeKmbORTxx.jpg Omesh (Foto: Okezone)

JAKARTA - Posisi Ananda Omesh sebagai salah satu host dalam The Voice Kids Indonesia tentu memberikan banyak manfaat untuknya. Bagaimana tidak, pria berusia 31 tahun ini bisa menjadi saksi hidup tentang perjalanan para kontestan saat berada di belakang panggung.

(Baca Juga: The Voice Kids Indonesia Season 2 Temukan Bakat Baru dari 3 Kota)

Ya, perjuangan di belakang panggung memang bisa dikatakan lebih dramatis. Air mata, perasaan gugup, haru, bahagia, bahkan sedih menyatu dan bisa dilampiaskan secara bebas.

Untuk itu Ananda Omesh merasa terpanggil memberikan semangat kepada anak-anak yang berusaha mewujudkan cita-cita mereka. Sebab, ia merasa sangat dekat dan dianggap sebagai seorang kakak juga ayah oleh ratusan anak dari daerah yang berbeda.

(Baca Juga: Hari Terakhir Audisi The Voice Kids Indonesia Season 2, Antrian Peserta Mengular)

Kendati demikian, cara yang digunakan Omesh dengan para juri tentu sangat berbeda. Kepada Okezone, ia mengaku memberikan dukungan tidak hanya kepada para kontestan tapi juga keluarga mereka.

"Sederhana sih (kasih semangat ke anak-anak) mungkin bahasanya saja yang berbeda ya karena ibaratnya kan kita manusiawi banget ya kita pernah sedih, kita pernah nangis kita pernah merasa bahagia dan ketika ibaratnya kita lagi sedih kan tahu penginnya diapain. Mungkin itu yang gua salurkan ke adik-adik maupun keluarganya ya," katanya saat dijumpai di studio MNC, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

(Baca Juga: Juri The Voice Kids Indonesia Season 2 Sulit Seleksi Para Peserta)

Diakui Omesh ia sempat bingung dan harus menyesuaikan diri dengan anak-anak untuk memberi semangat. Sebab meskipun sudah terbiasa menjadi pembawa acara, presenter kelahiran Sukabumi tersebut harus bisa memposisikan dan menyesuaikan dengan usia mereka.

Ia harus bersikap lebih lembut karena hati anak kecil sangat sensitif. Ia juga dituntut untuk bisa mengatur ritme bicara juga bahasa yang digunakan.

"Maksudnya kaya kita ngehiburnya gimana mungkin bahasanya berbeda karena frekuensinya pun berbeda kaya anak kecil kalau orang dewasa bisa kita peluk-peluknya sebagai teman brother gitu kan kakau ke anak kecil kan harus pelukannya harus berbeda, lembut gitu," papar Omesh.

"Seru sih melihat banyak kisah melihat banyak drama di belakang panggung jadi membuat acara ini lebih berwarna," sambung ayah dua orang anak ini.

(Baca Juga: Terbiasa dengan Anak-Anak, Omesh Girang Jadi Host The Voice Kids Indonesia Season 2)

Sekadar diketahui, The Voice Kids Indonesia kembali siap membuat penonton emosi dan bersemangat dalam mendukung anak-anak berbakat di Tanah Air. Per 7 September 2017 nanti, ajang pencarian bakat itu akan dihekat di stasiun Global TV.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini