Sepakat Damai, Pengelola Apartemen Cabut Laporan Terhadap Muhadkly Acho

Adiyoga Priambodo, Jurnalis · Rabu 16 Agustus 2017 18:28 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 16 33 1757285 sepakat-damai-pengelola-apartemen-cabut-laporan-terhadap-muhadkly-acho-aFIJDf436O.jpg Acho. (Foto: Yoga/Okezone)

JAKARTA - Pihak pengelola apartemen Green Pramuka akhirnya mencabut laporan mereka terhadap Muhadkly Acho. Proses tersebut dilakukan oleh Rizal Siregar pada Rabu (16/8/2017) selaku kuasa hukum pengelola apartemen.

"Menindaklanjuti apa yang menjadi proses mediasi yang selama ini terjadi antara apartemen Green Pramuka dengan saudara Acho, kami mencabut laporan tersebut," kata Rizal saat ditemui usai proses pencabutan laporan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan.

Seperti diketahui, pihak pengelola apartemen Green Pramuka sempat melaporkan Muhadkly Acho pada 5 November 2015 kepada pihak kepolisian. Dalam laporannya, pengelola menuduh Acho telah mencemarkan nama baik apartemen lewat tulisan pada laman blog pribadi tertanggal 8 Maret 2015.

BACA JUGA: Akhirnya, Pengelola Apartemen Sepakat Damai dengan Muhadkly Acho

Mengenai tulisan yang dimaksud, Acho melontarkan kritik terhadap pihak pengelola apartemen lantaran dinilai tidak memenuhi janji kepada konsumen. Kritik tersebut terbagi dalam empat poin yang pada intinya memuat tentang keburukan sikap pihak pengelola.

Dari laporan tersebut, Acho dikenakan Pasal 27 ayat (3) UU ITE serta Pasal 310 dan 311 KUHP. Sang Komika juga sudah ditetapkan sebagai tersangka setelah berkasnya dinyatakan P21 dan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat.

Sementara terkait pencabutan laporan terhadap Acho, Rizal Siregar mengatakan bahwa langkah yang diambil sudah sesuai dengan kesepakatan dalam mediasi. "Ini adalah janji kami, bahwa penyelesaian ini diselesaikan dengan musyawarah dan mufakat," imbuhnya.

"Intinya adalah perdamaian, sudah disepakati bersama," tegas Rizal.

BACA JUGA: Trauma, Muhadkly Acho Kemungkinan Tinggalkan Apartemen selama Proses Hukum

Kendati pencabutan laporan sudah dilakukan, status tersangka Acho rupanya masih belum dapat ditanggalkan. Pasalnya, berkas penetapan tersangkanya hingga kini masih berada di Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat.

Menanggapi hal tersebut, Rizal langsung memberikan penjelasan. Untuk pencabutan berkas dari Kejaksaan, Rizal mengatakan bahwa hal tersebut diluar wewenangnya dan hanya dapat dilakukan oleh kepolisian.

"Kami merujuk pada arahan dari bapak Direktur Reskrimsus pada saat mediasi 6 Agustus yang lalu. Beliau menyampaikan secara formil syarat-syarat pencabutan laporan itu tetap akan di Polda Metro Jaya, nanti PMJ akan mengendorse ke Kejaksaan," paparnya.

(FHM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini