nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Berbagi Kebahagiaan, Andien Rela Jadi Pembisik Penyandang Tunanetra di Pemutaran MV Terbarunya

Miftahul Khoiriyah, Jurnalis · Selasa 15 Agustus 2017 19:37 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 08 15 205 1756598 berbagi-kebahagiaan-andien-rela-jadi-pembisik-penyandang-tunanetra-di-pemutaran-mv-terbarunya-6iuQ0sKzpP.jpg Andien (Foto: Instagram)

JAKARTA - Andien terkesan ingin memberikan sesuatu hal baru di peluncuran music video (MV) terbarunya bertajuk Indahnya Dunia. Sehingga wanita berusia 31 tahun ini pun mengundang orang-orang penyandang tunanetra saat meluncurkan karya baru yang lokasi syutingnya diambil di Indonesia bagian Timur itu.

(Baca Juga: Ajak Tunanetra Nikmati Video Klip, Andien Tak Kuasa Menahan Tangis)

(Baca Juga: Bikin Ngakak, Kawa Anak Andien Lucu dan Menggemaskan saat Tertawa)

Andien mengaku ingin berbagi kebahagiaan dengan keterbatasan yang dimiliki oleh para penyandang tunanetra. Ia ingin mereka merasakan apa yang selama ini tak bisa mereka rasakan tentunya dengan bantuan tim khusus.

Ada beberapa orang yang ditunjuk menjadi tim pembisik bagi teman-teman tunanetra. Mereka akan menjelaskan visualisasi yang ada di video klip ibu satu orang anak ini.

"Aku ingin mengajak mereka untuk turut merasakan dan sejauh ini blinded cinema selalu berkaitan dengan film yang ceritanya lebih jelas dan ada alurnya. Sementara kalau video klip waktunya sangat sedikit, memang selalu filosofis dan enggak bisa dijelasin seperti film. Jadi memang ini suatu hal yang baru juga buat mereka, pun untukku. Ini rekreasi juga untuk mereka," katanya saat dijumpai di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta Pusat pada Selasa (15/8/2017).

(Baca Juga: Aksi Menggemaskan Kawa Anak Andien Menuju 'Ninja Warrior', Begini Reaksi Netizen)

(Baca Juga: Hari Pekan ASI Dunia, Andien Kenang Pengalaman Unik saat Menyusui)

Usai berkesempatan menjadi salah satu pembisik, Andien pun bahagia dengan tanggapan yang diberikan orang-orang kurang beruntung itu. Mereka mengaku bahagia dengan kesempatan yang diperolah kali ini.

Dari hal tersebut, ternyata Andien memetik sebuah pelajaran baru. Wanita kelahiran Jakarta ini akhirnya sadar bahwa kebahagiaan tidak melulu harus dirasakan oleh orang-orang yang memiliki panca indera lengkap.

"Ternyata mereka sangat bahagia. Jadi benar manusia tidak dibedakan melalui inderanya, tapi rasanya," jelas Andien.

Andien sempat meneteskan air mata saat membawakan single terbarunya di hadapan awak media juga para penyandang tunanetra. Ia benar-benar tersentuh karena meski tidak bisa melihat langsung nyatanya mereka benar-benar merasakan keindahan dunia lewar vide klip terbarunya.

Selanjutnya Andien juga sadar bahwa kesempurnaan tidak selalu dirasakan mereka yang memiliki indera utuh. Semua bergantung pada sudut pandang masing-masing dan bagaimana menyikapi setiap hal yang terjadi dalam hidup.

"Kalau dibilang sempurna, enggak ada yang sempurna, tapi tergantung kita mau melihat dari sisi apa. Makanya tadi aku bilang itu sesuai sudut pandang manusia, kalau manusia enggak pernah puas, rasanya enggak ada yang indah di dunia ini," ungkap Andien.

"Ketika kita bisa menghargai segala sesuatu even ketidaksempurnaan, itu bisa jadi indah juga. Jadi ini yang ada di hidupku saat ini dan aku bahagia dengan apa yang ada," tutupnya.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini