Image

Tulis Buku Puisi, Begini Cara Nara 'Dewi Dewi' Dapatkan Inspirasi

Vania Ika Aldida, Jurnalis · Sabtu 12 Agustus 2017, 04:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 08 12 33 1754592 tulis-buku-puisi-begini-cara-nara-dewi-dewi-dapatkan-inspirasi-MbzcJqa24Q.jpg Nara 'Dewi Dewi' (Foto: Vania/Okezone)

JAKARTA - Terjunnya Nara personel Dewi Dewi dalam dunia sastra, ternyata tidak bisa dibilang baru. Ia bahkan diketahui merupakan salah satu lulusan cumlaude di Universitas Jember jurusan Sastra Inggris tahun 2013.

(Baca Juga: Mahir Merangkai Kata, Nara 'Dewi Dewi' Luncurkan Buku Puisi Dunia Laksmi)

(Baca Juga: Meski Non-Muslim, Tika 'Dewi Dewi' Ikut Temani Nara Puasa)

Terbitnya buku kumpulan puisi karangannya yang diberi judul Dunia Laksmi, juga merupakan salah satu prestasi untuk membuktikan kemampuannya menulis. Ia bahkan mengaku tak memiliki cara untuk mendapatkan inspirasi.

Wanita berusia 26 tahun ini bahkan menyatakan inspirasi bisa ia dapatkan di mana pun. Ia hanya mengaku tak bisa jauh dari telefon genggamnya, lantaran di sanalah dirinya memulai untuk mengetikkan kalimat-kalimat indah yang tersusun menjadi sebuah karangan puisi.

(Baca Juga: Tika dan Nara Sempat Saling Tak Suka di Awal Dewi Dewi)

(Baca Juga: Tika 'Dewi Dewi' Ikut Mudik ke Kampung Halaman Nara)

"Inspirasi sih sebenarnya bisa dari mana saja ya, dari manapun. Kalau saya lagi ke belakangpun dan muncul inspirasi ya saya langsung nyatet. Jadi bisa dibilang saya enggak bisa lepas dari HP. Kalau ada inpirasi ya saya pikir dulu, yang pas kalimatnya apa ya, habis itu baru saya tulis," ungkap Nara Dewi Dewi yang ditemui di kawasan Warung Jati, Jakarta Selatan.

"Saya juga nulis puisi enggak hanya di buku ini saja, tapi di Instagram juga, di Instagram @DuniaLaksmi. Yang ada di Instagram itu adalah puisi-puisi singkat yang langsung saya post di Instagram. Apapun yang saya rasakan kalau bisa ditulis dalam bentuk puisi kenapa enggak," sambungnya.

Meski sudah berkecimpung cukup lama didunia sastra, Nara mengaku tetap tak bisa memilih salah satu diantara menulis ataupun bernyanyi. Baginya, menyanyi dan menulis merupakan dua hal yang berbeda yang tetap bisa ia lakukan bersamaan.

"Beda banget dunia nyanyi dan nulis itu menurut saya beda banget. Saya sempat kesulitan untuk menyatukan, karena dunia nyanyi itukan erat kaitannya dengan hingar bingar, terus penonton yang bersorak sorai. Kalau menulis itu saya butuh ketenangan, butuh fokus, harus sendirian, jadi itu dua hal dan dunia yang berbeda," paparnya.

"Kalau disuruh milih, saya pilih dua-duanya. Karena dua hal itu adalah dua hal yang berbeda, jadi saya ingin dua-duanya bisa berjalan beriringan. Manajemen waktunya saja sih. Nulis sih bisa kapan saja ya, asal saya lagi sendiri, lagi terinspirasi, syaa bisa menulis," tambahnya.

Sementara itu kemampuan untuk menulis nampaknha akan dimanfaatkan wanita kelahiran Jember ini untuk menciptakan lagu. Meski saat ini mengaku masih belum, dirinya tak bisa menampik bahwa ia memiliki keinginan untuk bisa menciptakan lagu.

"Sebenarnya menulis lagu itu susah ya, sulit banget, dan itu butuh berhari-hari untuk menyelesaikan satu lead doang. Saya sempat buat dan kata produsernya masih kurang panjang dan bagus. Sulit sih, tapi mungkin suatu saat nanti saya mau jadi penulis lagu dan lirik," tukasnya.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini